“Kami ingin petani di Jawa Timur mendapatkan hasil yang layak dan berimbas pada stabilitasi pangan,” tandasnya.
Jatim memasuki masa panen raya padi mulai Februari sampai April. Jadwal panen raya dapat bervariasi antar - wilayah di Jawa Timur dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pola tanam, jenis padi, dan kondisi cuaca. Seharusnya ini menjadi pesta bagi para petani.
Di beberapa daerah dengan sistem irigasi yang baik dan pola tanam yang intensif, tiga kali panen padi dalam setahun dapat dicapai. Bahkan, empat kali panen di beberapa lokasi.
Frekuensi panen sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air seperti irigasi atau curah hujan, jenis padi yang ditanam (beberapa varietas memiliki masa tanam lebih pendek), pola tanam yang diterapkan, dan kondisi lahan. Akan tetapi, terlepas dari itu panen raya seharusnya bisa menyejahterakan petani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
BRI Tebar Kepedulian Ramadan 1447 Hijriah Lewat Santunan Bagi 8.500 Anak Yatim
-
Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman, BRI Hadirkan Posko BRImo di 5 Rest Area
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Dijamin Lebih Tenang dengan Debit BRI Multicurrency
-
Gus Ipul: PBNU Mulai Siapkan Agenda Muktamar Agustus 2026
-
Luar Biasa! Gadis Pemandu Karaoke Madiun Bagikan Takjil Hasil Keringat Sendiri