Beberapa risiko yang bisa dialami, yakni pembengkakan dan nyeri hebat. Tekanan dari paralon dapat menghambat aliran darah dan limfa, menyebabkan pembengkakan yang signifikan dan rasa nyeri yang tak tertahankan.
Kemudian kerusakan jaringan. Tekanan yang terus - menerus dapat merusak jaringan lunak, pembuluh darah, dan saraf di sekitar alat kelamin.
Jika aliran darah terhambat terlalu lama, jaringan dapat kekurangan oksigen (iskemia) dan akhirnya mati (nekrosis). Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat memerlukan tindakan bedah yang drastis.
Selain itu, luka atau lecet akibat gesekan dengan paralon dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri dan menyebabkan infeksi.
Kejadian Viral Lainnya
Kejadian viral juga sempat menghebohkan warga Ngawi beberapa waktu lalu. Seorang pengasuh pondok pesantren terlibat kasus pencabulan sesaama jenis.
Polres Ngawi telah menetapkan seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Ngawi berinisial UR (53) sebagai tersangka kasus pencabulan sesama jenis.
UR menjadi tersangka setelah dilaporkan mencabuli dua santrinya, yakni berinisial MH (28) dan satu lagi masih berusia 18 tahun.
Pelaku kini harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. UR ditahan di Mapolres Ngawi. Pelaku hanya bisa pasrah saat digiring ke sel tahanan.
Baca Juga: Viral Video Panas Remaja Ngawi, Pelaku Diamankan Polisi
Polisi mengungkapkan fakta bahwa kasus dugaan pencabulan sesama jenis yang dilakukan UR. Pelaku yang berasal dari Kecamatan Mantingan, Ngawi itu telah melakukan aksinya berulang kali sejak lama. Bahkan ada yang bertahun - tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman, BRI Hadirkan Posko BRImo di 5 Rest Area
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Dijamin Lebih Tenang dengan Debit BRI Multicurrency
-
Gus Ipul: PBNU Mulai Siapkan Agenda Muktamar Agustus 2026
-
Luar Biasa! Gadis Pemandu Karaoke Madiun Bagikan Takjil Hasil Keringat Sendiri
-
Dekopinwil Jatim 2025-2030 Dilantik, Gubernur Khofifah: Peran Koperasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan