SuaraJatim.id - Sebuah unggahan di media sosial baru-baru ini sukses mencuri perhatian publik, khususnya para pencinta fesyen dan sneakers.
Pasalnya, seorang pria asal Mojosari, Jawa Timur, menawarkan sebuah ide bisnis yang terbilang unik dan solutif: jasa sewa sepatu Adidas original hanya dengan jaminan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Fenomena ini pertama kali mengemuka setelah diunggah oleh beberapa akun Instagram, salah satunya @localpridegarage, yang menampilkan tangkapan layar dari akun penyedia jasa bernama @rentaladidasmojosari27.
Dalam unggahan tersebut, terlihat koleksi puluhan pasang sepatu Adidas dari berbagai seri ikonik yang siap untuk disewakan.
"Dikutip dari akun @localpridefit, harga sewa yang ditawarkan adalah Rp150rb-Rp175rb per harinya."
Ide bisnis ini disebut berawal dari tingginya minat pemuda setempat untuk tampil gaya dengan sepatu Adidas, namun mungkin terkendala harga beli yang cukup tinggi.
Memang, popularitas sepatu Adidas, terutama seri klasik seperti Samba, Gazelle, dan Spezial, tengah meroket di Indonesia.
Sneaker ini tidak lagi hanya sekadar alas kaki, melainkan telah menjadi simbol gaya hidup dan penunjang penampilan di berbagai acara, mulai dari konser, nongkrong, hingga acara semi-formal.
Melihat harga sepasang Adidas Samba original yang bisa mencapai Rp 1,8 juta atau lebih, jasa rental ini menjadi alternatif cerdas bagi mereka yang ingin merasakan sensasi memakai sepatu ikonik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Baca Juga: Khofifah Saksikan Perjuangan Siswa Sekolah Rakyat: Naik Ambulans Demi Putus Rantai Kemiskinan
Dengan biaya sewa harian yang setara dengan harga secangkir kopi di kafe premium, pengguna bisa tetap tampil trendi dan otentik.
Peluang bisnis ini dinilai sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini. Banyak anak muda ingin mengikuti tren fesyen terkini, namun terbentur oleh daya beli.
Kehadiran rental sepatu ini menjadi jembatan antara keinginan untuk bergaya dan keterbatasan finansial, sekaligus mempromosikan penggunaan produk original ketimbang barang palsu atau KW.
Tak butuh waktu lama, unggahan ini langsung diserbu komentar dari warganet. Banyak yang memuji kreativitas dan kejelian melihat peluang bisnis ini.
Salah satu komentar yang paling menyorot dukungan adalah dari seorang warganet yang menulis, "Daripada KW". Komentar singkat ini menyiratkan bahwa menyewa produk asli jauh lebih terhormat dan cerdas dibandingkan membeli produk tiruan.
Selain pujian, ada pula komentar bernada humor sekaligus pertanyaan praktis yang dilontarkan warganet. Salah satunya menanyakan batasan pemakaian sepatu sewaan tersebut.
"Boleh dipake naik gunung?" tanya seorang pengguna Instagram.
Pertanyaan ini, meskipun terdengar jenaka, sebenarnya membuka diskusi penting mengenai syarat dan ketentuan penyewaan, terutama soal risiko kerusakan dan perawatan sepatu.
Usaha sewa seperti ini memang menuntut sistem yang jelas terkait penanganan jika barang yang disewakan kembali dalam kondisi rusak atau kotor.
Namun, terlepas dari tantangannya, ide bisnis ini menunjukkan pergeseran perilaku konsumen ke arah sharing economy yang kini merambah hingga ke lemari pakaian dan rak sepatu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
43 Ekor Ular Masuk Pemukiman Warga Surabaya, Sembunyi di Plafon hingga Kamar Mandi!
-
5 Fakta Viral Siswa Disabilitas di Surabaya Diduga Dibully, Wajib Cek CCTV!
-
Santri Demo Kejari Gresik, Buntut Pengasuh Ponpes Ditahan dan Jadi Tersangka Korupsi
-
Pemprov Jatim Awasi Dana Hibah Berlapis, APIP hingga BPK Terlibat
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan