SuaraJatim.id - Bank Mandiri terus memperkuat posisinya di industri perbankan nasional dengan menghadirkan fasilitas eksklusif bagi nasabah utama. Upaya ini diwujudkan melalui peresmian Mandiri Private Office Surabaya, yang menjadi lokasi ketiga setelah Jakarta dan Medan. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengalaman perbankan premium bagi nasabah.
Adapun peresmian ini turut dihadiri oleh Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan, Regional CEO VIII/Jawa 3 Bank Mandiri Hendra Wahyudi serta Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri Sista Pravesthi bersama perwakilan nasabah utama di Surabaya, Rabu (17/9/2025) malam.
“Peresmian Private Office ketiga ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk meningkatkan layanan yang selaras dengan kebutuhan nasabah utama. Private Office yang dirancang untuk memberikan suasana yang nyaman, diharapkan dapat menjadi tempat yang ideal untuk membahas transaksi dan kebutuhan perbankan, investasi, maupun pengembangan bisnis nasabah,” ujar Jan Winston Tambunan dalam sambutannya.
Fasilitas yang disediakan di Mandiri Private Office Surabaya selain tiga ruang konsultasi serta satu ruang private dining, antara lain: konsultasi keuangan personal dengan Relationship Manager yang bersertifikasi, akses kepada produk dan layanan perbankan serta wealth management, fasilitas pertemuan eksklusif untuk kebutuhan bisnis nasabah utama.
Di hari yang sama, Bank Mandiri juga meresmikan Outlet Bank Mandiri Prioritas Kediri yang menjadi outlet ke-64 secara nasional.
"Peresmian ini juga memperkuat layanan bagi nasabah utama di wilayah Jawa Timur, yang merupakan pasar yang memiliki potensi yang tinggi, dengan pertumbuhan jumlah nasabah kelas atas mencapai lebih dari 30% selama 2 tahun terakhir serta dana kelolaan yang juga bertumbuh mencapai hampir 30%. Fakta ini menunjukkan peran penting Surabaya dan sekitarnya dalam strategi Bank Mandiri ke depan,” imbuh Jan.
Secara keseluruhan, Bank Mandiri telah melayani lebih dari 80 ribu nasabah wealth dengan total dana kelolaan melampaui Rp300 triliun per Juli 2025. Di Kediri sendiri, jumlah nasabah wealth mencapai lebih dari 700, menegaskan besarnya potensi daerah tersebut dalam mendukung pertumbuhan bisnis wealth management.
Bank berkode emiten BMRI ini menambahkan, bahwa melalui penambahan jaringan Mandiri Private Office dan Outlet Bank Mandiri Prioritas disertai dengan semakin lengkapnya fitur layanan di digital platform Livin’ Investasi serta varian produk perbankan maupun wealth management yang semakin beragam, dapat meningkatkan kepuasan nasabah sekaligus menjawab kebutuhan nasabah yang semakin kompleks.
“Kami percaya langkah ini akan semakin mengukuhkan posisi Bank Mandiri sebagai mitra finansial terpercaya bagi nasabah utama. Dengan semangat akselerasi, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi jangka panjang guna mendukung pertumbuhan finansial serta bisnis nasabah,” tutup Jan.***
Baca Juga: UMKM Mojokerto Produksi Sepatu Olahraga Berkualitas, Ditawari Gubernur Khofifah Ikut Misi Dagang
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan: Bukti Kerja Bersama Wujudkan Jatim Jadi Magnet Investor
-
Gubernur Khofifah Silaturahmi Bersama Masyarakat Kalsel Asal Jatim: Kolaborasi Ekonomi Kebangsaan
-
UMKM Mojokerto Produksi Sepatu Olahraga Berkualitas, Ditawari Gubernur Khofifah Ikut Misi Dagang
-
Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Grahadi, Pemprov Jatim Pecahkan Dua Rekor Dunia MURI
-
Pemprov Jatim Perkuat Pemetaan Talent ASN dengan Teknologi AI untuk Cetak Pemimpin Masa Depan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gara-gara Tembok Tutupi Toko, 2 Emak-emak di Lamongan Ribut Berujung Lemparan Batu Bata
-
Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan
-
BK Tunggu Laporan Resmi Terkait Nasib Legislator Jember yang Main Gim saat Rapat Stunting
-
Saat Sampah Plastik Jadi Rebutan di Surabaya, DLH Ajak Warga Raih Cuan Lewat Bank Sampah
-
Gubernur Lemhannas Apresiasi Jatim Jadi Role Model Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan Nasional