Wakos Reza Gautama
Rabu, 08 April 2026 | 10:25 WIB
Ilustrasi Banyaknya rumah kos yang berubah menjadi penginapan ‘short time’ di Kabupaten Jember, Jawa Timur, merugikan bisnis jasa hotel dan motel resmi. [Pexels.com/pixabay]
Baca 10 detik
  • Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jember melaporkan maraknya rumah kos ilegal yang beroperasi sebagai penginapan harian merugikan bisnis.
  • Dalam rapat di DPRD Jember (7/4/2026), pelaku usaha hotel menuntut penegakan aturan terhadap praktik bisnis yang tidak berizin tersebut.
  • PHRI Jember mendesak pemerintah daerah memperbaiki komunikasi serta menjaga konsistensi kalender kegiatan pariwisata agar operasional hotel tetap optimal.

"Jangan sampai diubah-ubah, karena kami juga punya agenda internal. Biar tidak berbenturan," pungkasnya.

Load More