Wakos Reza Gautama
Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:17 WIB
Seorang warga Kecamatan Tempursari, Lumajang, tewas setelah tertimpa pohon yang ditebangnya sendiri di lereng Gunung Baung. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Dedik Purwito tewas tertimpa pohon saat membuka lahan sendiri di lereng Gunung Baung, Lumajang, pada Kamis (2/7/2026).
  • Batang pohon yang ditebang korban jatuh tidak terduga dan menghantam keras bagian kepalanya hingga meninggal dunia seketika.
  • Tim evakuasi menempuh medan terjal untuk mengevakuasi jenazah korban yang mengalami luka berat akibat benturan fatal tersebut.

SuaraJatim.id - Dedik Purwito, warga Kecamatan Tempursari, Lumajang meregang nyawa di lereng Gunung Baung di kawasan PTPN XII, Desa Gondoruso, Kamis (2/7/2026).

Niat hati membuka lahan demi menyambung hidup, Dedik justru menemui ajal oleh batang pohon yang ia tebang dengan tangannya sendiri.

Siang itu, Dedik bekerja seorang diri. Tanpa rekan, hanya ditemani suara gesekan gergaji dan embusan angin lereng gunung.

Ia sedang menebang pohon nipah, sebuah pekerjaan kasar yang menguras tenaga namun harus dilakukan untuk pembukaan lahan baru.

Namun, takdir memiliki skenario lain. Saat batang pohon mulai kehilangan keseimbangan setelah digergaji, arah jatuhnya tak sesuai perkiraan.

Dalam hitungan detik, batang kayu besar itu roboh dan menghantam keras kepala Dedik. Tanpa sempat menghindar, ia langsung tersungkur.

"Dia menebang pohon sendirian. Tiba-tiba pohonnya jatuh tepat ke arah kepala. Langsung meninggal di tempat," kata Munir, rekan kerja korban, dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Kabar duka itu segera menyebar, namun membawa pulang jenazah Dedik bukan perkara mudah. Medan lereng Gunung Baung yang terjal dan kontur tanah yang curam memaksa tim evakuasi bekerja dengan ekstra hati-hati.

Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madona, mengonfirmasi bahwa benturan di bagian kepala memang sangat fatal.

Baca Juga: Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying

"Korban mengalami luka berat. Setelah proses evakuasi yang cukup menantang karena medan, jenazah berhasil dibawa turun," jelasnya.

Load More