- Rumah lansia Sana di Situbondo terbakar pada Rabu dini hari, 29 Juli 2026.
- Tetangga korban bernama Artima berteriak menyelamatkan Sana dari kobaran api di dapurnya.
- Warga memadamkan api bersama-sama, mengakibatkan kerugian Rp2 juta tanpa adanya korban jiwa.
SuaraJatim.id - Kesunyian di sepertiga malam di Kampung Kojuk, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, mendadak pecah.
Di tengah lelapnya warga yang terbuai mimpi, Si Jago Merah diam-diam melahap dapur rumah semi-permanen milik Sana, seorang lansia berusia 78 tahun.
Rabu dini hari (29/7/2026), sekitar pukul 02.30 WIB, maut nyaris menjemput Sana. Namun, sebuah teriakan histeris menjadi malaikat pelindung yang menariknya kembali dari bahaya.
Artima (47), salah satu tetangga, adalah orang pertama yang menyadari kepulan asap hitam dan lidah api yang mulai menjilat atap dapur rumah Sana.
Tanpa pikir panjang, ia berteriak sekuat tenaga, membelah kesunyian malam untuk membangunkan warga sekaligus pemilik rumah.
"Api pertama kali diketahui oleh saksi yang melihat kobaran dari bagian dapur. Teriakannya memicu kepanikan sekaligus aksi penyelamatan," ujar Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Mendengar kegaduhan dan hawa panas yang mulai merayap, Sana yang sedang tertidur pulas tersentak bangun. Dengan sisa tenaga di usia senjanya, ia bergegas keluar rumah, menyelamatkan diri sesaat sebelum api sempat menjalar lebih jauh ke ruang tengah.
Tak butuh waktu lama bagi warga Kampung Kojuk untuk menunjukkan aksi solidaritas. Dengan peralatan seadanya, ember, gayung, hingga selang air rumahan, mereka berjibaku bahu-membahu menyiram pusat api. Kerja keras itu membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sebelum meratakan seluruh bangunan.
Meski dapur rumahnya mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian sekitar Rp2 juta, Sana selamat tanpa luka sedikit pun. Baginya, kehilangan sebagian dapur bukanlah apa-apa dibandingkan nyawa yang masih dikandung badan.
Baca Juga: Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
Tak lama setelah api padam, personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo tiba di lokasi untuk melakukan asesmen. Mereka berkoordinasi dengan pihak Polsek dan Koramil Besuki guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang masih menjadi misteri.
"Kami sedang melakukan pendataan kebutuhan korban. Pengkajian kebutuhan pascabencana akan menjadi dasar bagi kami untuk menyalurkan bantuan logistik sesegera mungkin," tambah Puriyono.
Berita Terkait
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Laut Madura Lagi Nggak Bersahabat, Penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar Resmi Disetop Sementara
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI