- Seorang pria berusia 55 tahun tewas tertabrak KA Majapahit di Kecamatan Garum, Blitar, Rabu pagi.
- Petugas gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Mardi Waluyo untuk menjalani proses visum.
- Polisi masih mendalami keterangan keluarga mengenai dugaan korban mengalami depresi sebelum kejadian tersebut.
SuaraJatim.id - Kecelakaan terjadi di lintasan kereta api wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Rabu (2/9/2026) pagi. Seorang pria paruh baya berusia 55 tahun mengembuskan napas terakhirnya setelah terhantam Kereta Api (KA) Majapahit yang melaju dari arah barat menuju timur tersebut.
Kejadian berlangsung cepat pada pukul 05.01 WIB. Masinis KA Majapahit, yang menyadari adanya benturan, segera melaporkan insiden tersebut ke petugas Stasiun Garum.
Dalam hitungan menit, koordinasi cepat dilakukan antara pihak stasiun, Polsek Garum, hingga Unit Inafis Polres Blitar.
Di lokasi kejadian, petugas gabungan berjibaku melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tubuh korban segera dievakuasi menuju RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk menjalani proses visum et repertum.
Polisi yang langsung bergerak menghubungi pihak keluarga menemukan sebuah petunjuk awal yang mengarah pada kondisi psikologis korban.
"Berdasarkan keterangan sementara dari salah satu pihak keluarga, korban diduga tengah mengalami depresi," ungkap Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak ingin gegabah. Muheni menegaskan bahwa keterangan keluarga tersebut masih didalami dan belum menjadi kesimpulan akhir.
Tim penyidik bersama PT KAI masih terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan memeriksa pihak keluarga untuk menyusun kepingan fakta yang lebih utuh.
Polres Blitar kembali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berada di sekitar jalur KA.
Baca Juga: Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi
"Kami meminta masyarakat segera melaporkan jika melihat potensi bahaya atau gangguan keamanan melalui layanan 110 atau ke kantor polisi terdekat," pungkas Muheni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan
-
Murka Rumah Tangganya Hancur, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Habis Mobil Selingkuhan Istri
-
Gubernur Khofifah Raih PRIWOLA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Jatim