Dibuntuti sampai Rumah, Mobil Ferry Irawan Dibakar Lelaki Pecatan TNI

Agung Sandy Lesmana
Dibuntuti sampai Rumah, Mobil Ferry Irawan Dibakar Lelaki Pecatan TNI
Junaidi, lelaki pecatan TNI ditangkap polisi lantaran membakar mobil warga. (beritabali/ist).

"...Setelah kami berkoordinasi dengan Pomal dia sudah dipecat. Setelah kami interogasi ulang dia mengaku membakar mobil korban, ucapnya.

Suara.com - Seorang pria berinisial JKW alias Junaidi (37) yang merupakan pecatan TNI AL Bandung Jawa Barat nekat membakar mobil Pajero Sport DK 1025 JF milik korban Ferry Irawan Asmara (49) lantaran merasa tersinggung dengan pemilik mobil.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai, mengatakan aksi bakar mobil ini dilakukan pelaku Junaidi karena ketersinggungan. Sehari sebelum kejadian, antara pelaku dengan korban yang tidak saling kenal terjadi salah paham di jalan.

"Pelaku merasa tersinggung dan membuntuti korban sampai rumahnya," kata Yusak seperti dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com, Jumat (30/8/2019).

Tanpa setahu korban, Junaidi sudah berada di depan rumahnya di Jalan Elang B5 nomor 28, Perum Puri Gading Jimbaran, Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 18.58 WITA.

Selanjutnya, mobil Pajero warna putih itu dibakar dengan bensin yang dibawanya.

Sementara korban yang sedang berada dalam rumah menyiapkan barang sembako pesanan temannya dikagetkan dengan teriakan minta tolong. Sontak pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur itu bergegas keluar dan melihat seseorang mengendarai Yamaha NMAX DK 4381 QR yang jaket dan sepatunya terbakar.

"Korban dibantu beberapa orang warga berusaha memadamkan api di mobilnya. Sedangkan pelaku melepas jaket, sepatu serta slop tangannya yang terkena api. Setelah itu dia pun kabur," kata dia.

Setelah api di mobil berhasil dipadamkan, korban kaget melihat ada jerigen berisi bensin serta korek api. Korban akhirnya tersadar dan yakin mobilnya sengaja dibakar. Kasus ini dilaporkan korban ke Polsek Kuta Selatan dengan kerugian sekitar Rp 30 juta.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi saksi dan rekaman CCTV. Polisi menduga pelaku yang mengalami luka bakar berobat ke rumah sakit.

“Beberapa rumah sakit dicek untuk mengetahui apakah pelaku ada di sana,” ujarnya.

Benar adanya, Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 00.15 wita, diperoleh informasi pelaku berobat ke RS Siloam Kuta diantar temannya bernama Hardika Tristanto.

Setelah dicek, pelaku yang bekerja sebagai satpam di PT Jaya Sakti Mandiri Unggul itu didapati sedang mendapat pengobatan di kaki dan tangan kirinya akibat luka bakar.

"Awalnya dia tidak mengaku. Malah mengatakan sebagai anggota TNI AL masih aktif di Jakarta. Dia datang ke Bali atas perintah atasannya. Setelah kami berkoordinasi dengan Pomal dia sudah dipecat. Setelah kami interogasi ulang dia mengaku membakar mobil korban,” ucapnya. 

Diketahui, pelaku yang terakhir bertugas di Kesatuan Marinir datang ke Bali, Senin (26/8) dari Bandung, Jawa Barat, untuk melancong. Ia menginap di Hotel Gowin kamar nomor 103, Jalan Dewi Sartika, Tuban, Kuta.

“Sepeda motor yang dibawa ke TKP diamankan di Hotel Gowin. Kami juga menyita barang bukti jaket yang terkena api, jerigen, korek, dan sepatu,” katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS