Sudah 12 Tahun Perut Eko Seperti Orang Hamil, Keluarga Kesulitan Biaya

Simah menuturkan, anaknya mengalami gejala aneh pada perut sejak 12 tahun silam, saat sang ayah meninggal dunia.

Chandra Iswinarno
Minggu, 13 Oktober 2019 | 04:30 WIB
Sudah 12 Tahun Perut Eko Seperti Orang Hamil, Keluarga Kesulitan Biaya
Perut Eko membesar seperti orang hamil dalam waktu 12 tahun terakhir. [Berita jatim]

SuaraJatim.id - Kondisi memprihatinkan dialami Eko (32) Warga Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang yang hanya bisa pasrah di ranjang reot. Penderitaan Eko memang tidak biasa.

Sudah 12 tahun terakhir perut Eko membesar seperti orang hamil. Akibatnya, Eko mengalami kesulitan bergerak lantaran tubuhnya terasa sakit. Untuk kesehariannya, anak sulung dari dua bersaudara ini hanya bisa dilayani sang ibu, Simah (57) yang dengan sigap melayani Eko.

“Setiap hari ya seperti ini, tidak bisa kemana-mana,” kata Simah menceritakan derita sang anak kepada Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (12/10/2019).

Simah menuturkan, anaknya mengalami gejala aneh pada perut sejak 12 tahun silam, saat sang ayah meninggal dunia. Namun, keanehan di perut Eko ternyata semakin hari makin membesar.

Baca Juga:Wapres JK Sebut Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Cekik Orang Miskin

Lantaran takut terjadi sesuatu, Simah sempat memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, Eko diketahui terserang penyakit liver. Sejak itu, pengobatan medis dilakukan, namun hasilnya tak kunjung membaik. Lantaran, perut Eko terus makin besar. Tak ayal, Simah dan anaknya harus keluar masuk rumah sakit.

Terakhir, Eko dirujuk ke RSUD dr Sutomo Surabaya. Memang keluarga Simah sudah mengantongi KIS (Kartu Indonesia Sehat), sehingga tidak bingung soal biaya pengobatan. Namun, Simah mengaku tak punya uang untuk biaya hidup saat menginap berhari-hari di Kota Pahlawan.

Belum lagi soal transportasi Jombang-Surabaya. Lantaran itu, pengobatan di RSUD dr Sutomo secara rawat inap harus tertunda. Untuk keseharian keluarga tersebut, Simah mengaku menggantungkan ekonomi dari anaknya nomor dua yang bekerja sebagai buruh pabrik di kawasan Mojokerto.

“Kalau harus opname di Surabaya, kami tidak punya uang untuk kebutuhan sehari-hari di sana. Selama ini yang bekerja hanya anak saya yang nomor dua,” kata Simah.

Meski begitu, beberapa waktu terakhir, penyakit yang diderita Eko sering kambuh. Terutama ketika terlambat pengobatannya. Saat kondisi seperti itu, perut Eko semakin membesar hingga mengakibatkan dirinya kesulitan bernafas.

Baca Juga:Data Warga Miskin Beda, Anggota DPRD Surabaya Damprat Pemkot, BPS dan BPJS

Bahkan hasil deteksi terakhir, sakit yang diderita itu sudah menjalar ke jantung dan pernafasan.

Seorang perangkat Desa Purisemanding Jon Santoso membenarkan kondisi keluarga Simah yang terhimpit ekonomi. Jon juga membenarkan pengobatan Eko sudah menggunakan KIS.

“Namun masih ada kendala lain, mereka kesulitan biaya untuk hidup ketika harus opname di RSUD dr Sutomo Surabaya,” katanya singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak