Setelah Hilang Enam Hari, Orang Tua Anisa Cabut Laporan di Kepolisian

Chandra Iswinarno
Setelah Hilang Enam Hari, Orang Tua Anisa Cabut Laporan di Kepolisian
Safik dan istrinya seusai melaporkan kasus hilangnya sang anak bernama Anisa Safira Ramadani (14) ke Polda Jawa Timur. (Suara.com/Achmad Ali).

Anisa dijemput saudara ayahnya di Wonokromo pada Rabu (20/11/2019) dinihari, usai pihak keluarga melaporkan ditemukannya anak tersebut kepada pihak kepolisian.

SuaraJatim.id - Pihak keluarga Anisa Safira Ramadani, anak berusia 14 tahun yang hilang beberapa waktu lalu, mencabut laporan yang disampaikan kepada ke polisi. ASR diketahui telah ditemukan orang tak dikenal di kawasan Wonokromo, Surabaya.

Anisa dijemput saudara ayahnya di Wonokromo pada Rabu (20/11/2019) dinihari, usai pihak keluarga melaporkan ditemukannya anak tersebut kepada pihak kepolisian.

"Laporan di Kepolisian sudah dicabut pada Rabu (20/11/2019) sore kemarin, setelah anak ini dijemput oleh saudara ayahnya di Wonokromo," ujar bibi Anisa, Masruroh pada Jumat (22/11/2019).

Masruroh mengemukakan, hampir sepekan Anisa tidak pulang ke rumah sejak Kamis minggu lalu hingga Rabu dini hari kemarin.

"Awalnya dia di rumah indekos orang tuanya (Kawasan Girilaya Surabaya) izin ke sini (Banyu Urip Wetan), untuk mengirim buah mangga. Memang saya sempat lihat di sini, tapi cuma sebentar. Enggak tahu kalau ternyata dia enggak balik ke tempat kos orang tuanya," ujar Masruroh.

Masruroh menambahkan, ponsel Anisa sempat bisa terhubungi pada hari pertama pergi pada Kamis (14/11/2019) lalu. Namun semakin malam, ASR tidak merespon telpon maupun pesan dari ayahnya.

"Namanya orang tua ya, pasti bingung dengan ketidak pulangan anak ini, sehingga orang tuanya pun melaporkan ke Polsek setempat. Oleh Polsek setempat, agar melaporkan hal ini ke Polrestabes Surabaya," katanya.

Kabid PUHA PPA Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Ida Widayati mengatakan pihaknya sudah menemui Anisa untuk menggali data.

"Tadi siang, DP5A dan Dinas Kesehatan sudah menemui anak tersebut, yang kebetulan saat ini berada di rumah tantenya untuk menggali data ke anak tersebut," ujarnya.

Selain menggali data, pihak DP5A dan Dinkes Kota Surabaya juga sudah mulai memberikan konseling dan pendampingan Psikologi kepada ASR.

"Pendampingan psikologis, tadi yang datang itu psikolog. Memang konseling seperti wawancara terhadap yang bersangkutan," kata Ida.

Sebelumnya, Anisa dilaporkan hilang sejak pamit keluar rumah pada Kamis (14/11/2019) pekan lalu. Namun pada Rabu (20/11/2019) dini hari, dia ditemukan di Wonokromo.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS