Gedung BPSDM Jawa Timur Siapkan Ruangan Karantina Virus Corona

Ruangan-ruangan di kompleks BPSDM secara persiapan sudah sesuai, seperti ruang penginapan, ruang olahraga, ruang bersantai dan lainnya.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 24 Maret 2020 | 16:38 WIB
Gedung BPSDM Jawa Timur Siapkan Ruangan Karantina Virus Corona
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 600 bed atau tempat tidur untuk ruang observasi bagi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau COVID-19 di kompleks gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). (Antara)

SuaraJatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan 600 bed atau tempat tidur untuk ruang observasi bagi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau COVID-19 di kompleks gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

"Di gedung milik BPSDM Surabaya ada 450 bed, sedangkan di Malang terdapat 150 bed. Total 600 bed kami siapkan jika memang dibutuhkan," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela peninjauan ruang observasi di Kantor BPSDM di Surabaya, Selasa (24/3/2020).

Pada peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Koordinator Rumpun Kuratif Gugus Tugas Corona Jatim sekaligus Dirut RSUD dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Rudy Ermawan Yulianto, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi dan beberapa kepala OPD lainnya.

Menurut dia, ruangan-ruangan di kompleks BPSDM secara persiapan sudah sesuai, seperti ruang penginapan, ruang olahraga, ruang bersantai dan lainnya. Mantan Menteri Sosial itu juga menjelaskan bahwa antara asupan gizi, olahraga dan motivator menjadi kesatuan untuk observasi sehingga ODP bisa segera pulih.

Baca Juga:Cegah Penyebaran Corona, Plaza Indonesia Tutup Sementara

"Saya tadi keliling ruangan dan sudah siap digunakan jika dibutuhkan. Ini sebagai persiapan apabila ada yang perlu diobservasi dan kami siap," ucap Khofifah.

Di tempat sama, Koordinator Rumpun Kuratif Gugus Tugas Corona Jatim dr Joni Wahyuhadi menyampaikan bahwa ruangan di kompleks gedung BPSDM hanya sebagai observasi bagi orang dalam pemantauan.

"Kalau timbul gejala klinis tentunya ke rumah sakit. Di sini nanti tenaga medis bisa secara berkala dan memantau. ODP itu sehat kok," katanya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai mengatakan digunakannya sebagian tempat sebagai ruang observasi tidak mengganggu aktivitas karena saat ini sedang tidak ada pendidikan serta pelatihan.

"Bagi pegawai juga demikian, tidak akan terganggu karena gedungnya memang berbeda. Begitu juga bagi warga sekitar, kami pastikan tidak mengganggu karena jauh dan tidak ada aktivitas di luar gedung nantinya jika memang digunakan sebagai observasi," katanya.

Baca Juga:Cegah Corona, Polda Metro Jaya Hentikan Sementara Jadwal Besuk Tahanan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini