Tunggu Suami Cari Rumput, Nurul dan Anak Tewas Terbakar Kena Petir

Agung Sandy Lesmana
Tunggu Suami Cari Rumput, Nurul dan Anak Tewas Terbakar Kena Petir
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Lanjut Fuad, kedua korban seketika meninggal dunia. Sementara di tubuh kedua korban terdapat luka bakar hampir di sekujur tubuh.

SuaraJatim.id - Dua warga Kampung Cikaso RT 11/03 Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia usai tersambar petir, Selasa (24/3/2020) siang.

Kepala Desa Tegallega, Fuad Abdul Latif mengatakan, dua warga tersebut adalah Pianah Nurul (22) dan Defiansyah bin Ade (3). Keduanya adalah ibu dan anak.

Fuad menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika Ade bersama istri dan anaknya sedang dalam perjalanan pulang dari kebun. Dalam perjalanan pulang ke rumah, satu keluarga itu sempat berteduh di bawah pohon karena turun hujan. 

"Sementara Ade lanjut ambil rumput, korban menunggu hujan reda di bawah pohon. Sekitar pukul 13.30 WIB, petir menyambar pohon puspa yang di bawah pohon tersebut ada 2 korban," kata Fuad kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.

Lanjut Fuad, kedua korban seketika meninggal dunia. Sementara di tubuh kedua korban terdapat luka bakar hampir di sekujur tubuh.

"Kedua korban pertama kali ditemukan oleh Bah Tutin warga Kampung Cikaso, yang masih tetangga. Jarak dari TKP ke Kampung Cikaso sekitar dua kilometer. Korban langsung dibawa oleh warga pakai bambu dan sarung ke rumah duka. Sekarang sudah dimakamkan di TPU Kampung Cikaso," kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS