Wanita Hamil Positif Covid-19 Meninggal, Ortunya Berstatus PDP Juga Wafat

Wanita hamil tersebut sebelumnya sempat memeriksakan kandungan ke salah satu rumah sakit di Surabaya Utara.

Dany Garjito
Jum'at, 05 Juni 2020 | 12:13 WIB
Wanita Hamil Positif Covid-19 Meninggal, Ortunya Berstatus PDP Juga Wafat
Foto sebagai ilustrasi pemakaman. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).

Sementara itu keadaan kakak DW juga tidak kunjung membaik. Tanggal 26 Mei 2020, ia dibawa kembali ke RS PHC Surabaya. Kondisinya terus menurun. Bahkan sehari setelahnya kakak DW dikabarkan mengalami gagal napas dan dibantu ventilator.

Tanggal 29 Mei mama DW minta di pesankan taksi daring untuk menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya. "Saya tidak dibolehin antar takut ketularan drop. Papa menyusul siangnya dijadikan satu ruangan di RSI," kata dia.

Setelah bergantian masuk ruang perawatan, duka datang bagi keluarga DW. Satu persatu anggota keluarganya meninggal dunia. Tanggal 30 Mei 2020 papa DW lebih dahulu meninggal dunia. Padahal ia baru saja dirawat. Belum sempat diswab.

Sehari berselang kakak DW dikabarkan meninggal dunia pada 31 Mei 2020. Setelah sempat menjalani operasi pengeluaran janin sehari sebelumnya. Usai kondisinya terus menurun, janin kakak DW dilaporkan tidak berdenyut lagi.

Baca Juga:Gubernur Sulsel: Jangan! Jenazah PDP Negatif Dibawa ke Pemakaman Covid-19

Kemudian tanggal 2 Juni 2020 giliran mama DW meninggal dunia. "Papa-mama belum sempat swab. Jadi, meninggal berstatus PDP (pasien dalam pengawasan)," bebernya.

Suami mendiang kakak DW isolasi mandiri bersama anak yang berusia 17 bulan

Kekinian, suami kakak DW harus menjalani isolasi mandiri bersama anaknya yang masih berusia 17 bulan di salah satu hotel di Surabaya. Anak suami dan kakak DW yang meninggal tersebut pun sempat dilakukan rapid tes, dan hasilnya reaktif.

Kendati sedih, DW dan keluarga mengaku pasrah dan rela atas takdir Allah tersebut. Ia yakin ketiga orang yang dicintainya itu husnul khatimah. "Pesan saya tetap selalu sama. Covid 19 itu nyata dan sangat jahat. Banyak yg menganggap remeh atau mungkin menyepelekan, tapi virus ini benar benar ada dan enggak bisa dianggap remeh. Jadi harus sadar akan kesehatan, kebersihan dan kalau memang tidak perlu kemana mana lebih baik dirumah saja," tandasnya.

Baca Juga:Pemeriksaan Corona Berubah, Sejak Awal Warga Kedung Turi Reaktif COVID-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini