SuaraJatim.id - Video viral seorang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bernama Catur Mariyati yang diintimidasi seorang pria diduga pendukung calon bupati nomor urut 1 Yusuf Widyatmoko ternyata ada rentetan masalahnya.
Sebelum peristiwa intimidasi tersebut, Catur Mariyati diketahui sedang bekerja melakukan tugasnya. Ia mendatangi acara pentas seni dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron.
Acara pentas seni itu dihadiri Yusuf Widyatmoko dan Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto serta sejumlah relawan duet Yusuf-Riza. Acara sendiri digagas oleh Paguyuban Seniman Asli Banyuwangi (PSAB).
Di situlah akar masalahnya. Catur Mariyati nyelonong ke atas panggung kemudian mengusir Yusuf Widyatmoko dari lokasi acara. Pengusiran ini sempat terekam oleh kamera warga.
Baca Juga:Pengamat Riau Sebut Debat Pilkada 2020 Tidak Efektif, Kenapa?
Video berdurasi 1 menit 48 detik tersebut ramai beredar di media sosial. Isi video tersebut terlihat Ketua Panwascam Genteng Catur Maryati sedang melakukan penertiban yang diduga kegiatan kampanye salah satu Paslon di Pilkada Banyuwangi.
Pada video tersebut tampak petugas Panwascam Catur Maryati menyampaikan, kegiatan pentas seni yang dihadiri oleh Cabup Banyuwangi nomor urut 1 Yusuf Widyatmoko yang didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto dan sejumlah relawan duet Yusuf-Riza ini dilarang oleh aturan. Ia juga meminta agar Yusuf meninggalkan tempat tersebut.
"Kepada Paslon 1 Pak Yusuf untuk meninggalkan tempat ini, karena acara pentas seni termasuk acara yang dilarang sesuai aturan," kata Catur pada video yang disimak suarajatimpost.com, jejarin suara.com, Rabu (11/11/2020).
"Tadi panitia sudah saya kasih SP (Surat Peringatan) loh ya. Karena ini salah satu yang dilarang, mohon bapak pengertiannya. Tunjukkan kalau paslon 1 bisa tertib. Acara dilanjut monggo, tetapi Paslonnya bisa melanjutkan perjalanan ngeh," sambungnya, sesuai isi video tersebut.
Seketika itu, setelah Panwascam tersebut usai berbicara, ia langsung dikerumuni oleh massa yang berada di lokasi. Terlihat perempuan ini digiring meninggalkan pentas acara.
Baca Juga:Video Sempat Viral, Pelaku Intimidasi Panwascam Perempuan Banyuwangi Diburu
Ketua PSAB, Gito Misbah membenarkan jika kegiatan tersebut bukan kegiatan kampanye. Melainkan hanya perayaan memperingati Hari Pahlawan, dan kabetulan Cabup Yusuf sebatas mampir pada kegiatan tersebut.
“Acara kami ini bukan kampanye, ini pentas seni panggung apresiasi hari Pahlawan, di lokasi juga tidak ada APK, Mas Yusuf juga hanya sekedar mampir. Etika petugas Panwascam dimana, kok tiba-tiba naik ke atas pentas tanpa minta izin panitia,” ujar Gito Misbah, pada Rabu (11/10/2020)
Sementara Tim Pemenangan Yusuf-Riza (YuRiz) Michael Edy Hariyanto, sangat menyayangkan kejadian ini. Pihaknya menilai apa yang dilakukan Panwascam ini diduga telah melampaui kewenangannya.
Menurutnya, ada terdapat unsur kesengajaan untuk menimbulkan kegaduhan. Terlebih pengusiran terhadap Cabup Banyuwangi nomor urut 1, Yusuf Widyatmoko tersebut dilakukan tanpa ada dampingan petugas Satpol PP dan kepolisian.
“Dari kejadian hari ini, kami tidak akan diam. Karena kami tahu ada kegiatan kampanye Cabup lain bisa bebas melakukan pentas seni dan tidak ada petugas Panwascam yang membubarkan,” kata pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi.
Mengenai kegiatan ini, Michael menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terkait indikasi keberpihakan penyelenggara Pilkada 2020 di Banyuwangi. Jika ditemukan, akan diproses sesuai prosedur yang berlaku.