alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Arema Dihuni 4 Pemain Asli 'Ngalam', Kian Kental Nuansa 'Malang Boys'

Muhammad Taufiq Kamis, 04 Maret 2021 | 11:02 WIB

Arema Dihuni 4 Pemain Asli 'Ngalam', Kian Kental Nuansa 'Malang Boys'
4 Pemain Baru Arema FC Wiga Brillian, Ricga Febiyan, dan Sandy Ferizal (Foto: Ovan Setiawan/TIMESIndonesia)

Ini nih gambaran sekuad Arema FC musim 2021. Klub kebanggaan arek-arek Malang (Arema) itu semakin kental nuansa 'Malang Boys'

SuaraJatim.id - Ini nih gambaran sekuad Arema FC musim 2021. Klub kebanggaan arek-arek Malang (Arema) itu semakin kental nuansa 'Malang Boys' sebab diperkuat banyak sekali pemain lokal asli 'Ngalam'.

Nuansa 'Malang Boys' ini terasa kental setelah manajemen klub berjuluk Singo Edan itu merekrut pemain anyar. Para pemain muda ini adalah Ikhfanul Alam yang lebih dulu bergandung dengan Arema sejak 2019.

Kemudian pemain barunya adalah Sandy Ferizal (22 tahun/bek sayap), Wiga Brillian Syahputra (22 tahun/bek sayap), dan Muhammad Ricga Tri Febiyan (19 tahun/gelandang). Ketiga pemain terakhir ini bergabung tahun ini.

General manager Arema FC, Ruddy Widodo punya alasan sederhana kenapa empat pemain tersebut masuk dalam proyeksi skuat Arema FC di musim 2021. Menurut dia, mereka sudah memiliki chemistry karena sama-sama berasal dari Malang dan sering berlatih bersama.

Baca Juga: Heboh Hoaks Penembakan Gus Idris, Kerabat: Ulama Settingan dan Tak Etis

"Hari ini keempat pemain anyar ini resmi menjadi bagian dari Arema di musim 2021. Kebetulan keempatnya anak asli Malang. Yang saya tahu, saat kompetisi vakum kemarin, pemain-pemain Malang Raya sering berlatih bersama. Makanya secara tak langsung terbentuk chemistry," kata Rudy dikutip dari Timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Kamis (04/03/2021).

Ruddy memiliki harapan tinggi kepada empat pemain itu. Lebih-lebih dalam beberapa tahun terakhir selalu muncul pemain asal Malang yang berhasil mencuat ke permukaan.

"Satu-dua pemain masih butuh polesan, terutama di sisi mental tanding. Problemnya kebanyakan memang minder itu. Mungkin gara-gara nama besar Arema FC, atau berpikir mereka datang dari Liga 2. Makanya ini menjadi PR untuk tim pelatih agar mereka bisa lebih tampil berani," ujar Ruddy.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait