Ya Allah! Bayi 41 Hari Jadi Yatim Piatu Setelah Papa-Mamanya Meninggal Karena Covid-19

Baihaqi Nur Syihabuddin bayi laki-laki berusia 41 hari itu terlihat tidur di pangkuan neneknya di Gresik.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:21 WIB
Ya Allah! Bayi 41 Hari Jadi Yatim Piatu Setelah Papa-Mamanya Meninggal Karena Covid-19
Baihaqi Nur Syihabuddin bayi laki-laki yang masih berusia 41 hari di Gresik Jawa Timur [SuaraJatim.id/Amin Alamsyah]

SuaraJatim.id - Baihaqi Nur Syihabuddin bayi laki-laki berusia 41 hari itu terlihat tidur di pangkuan neneknya di Gresik. Sesekali sang nenek memberikan susu formula sebagai ganti asupan ASI mamanya yang sudah meninggal.

Siti Nur Hasanah (37), mama dari Baihaqi meninggal setelah sebelas hari melahirkan Baihaqi. Kemudian sepekan kemudian sang ayah Basari (46) juga menyusul meninggal dunia. Kini bayi malang itu diasuh kakek dan neneknya di Desa Pinggir Kecamatan Balongpanggang Gresik.

Baihaqi bayi berusia 41 hari itu bukan satu-satunya yatim piatu akibat Covid-19 di Gresik. Ada dua anak lagi yang ditinggalkan kedua orangtuanya. Dia adalah Elina Nuriyah Rahmatika (14) dan Zairah Nur Afiyah (10). Keduanya sama-sama diasuh oleh kakek dan neneknya.

Shidiq Susanto (39) Kakak korban menceritakan bagaimana Siti Nur Hasanah berjuang melawan Covid-19. Saat itu, ia masih beruntung bisa mendapatkan perawatan di RS. Di sana Ia dirawat selama 13 hari. Sampai akhirnya meninggal pada tanggal 4 Juli 2021.

Baca Juga:Ummat Islam dan Khonghucu Gresik Bahu Membahu Bantu Warga Terdampak PPKM

"Saya yang merawat selama isolasi di rumah sakit. Kondisinya kritis tapi alhamdulillah bayi yang diperutnya sehat dan bisa dikeluarkan dengan selamat," katanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (29/7/2021).

Sepeninggal adiknya, kemudian Shidiq kembali merawat suami adiknya. Kondisinya sama, terpapar Covid-19. Saat itu hasil lab menujukkan paru-paru Basari sudah menghitam. Virus dari Tingkok dengan cepat menggerogoti ayah tiga anak itu.

Anehnya, tiga hari sebelum Basari meninggal, ia sudah berpesan agar dimakamkan disamping pusara istrinya. Padahal, Basari belum mengetahui jika istrinya yang menemani hidupnya itu sudah lebih dulu meninggal dunia. Jarak antara istri dan Basari meninggal hanya 12 hari.

"Dia hanya bermimpi istrinya mengajak pulang terus. Itu tiga hari sebelum almarhum meninggal dunia," katanya.

"Kini terpaksa ketiga anaknya harus menjadi tanggung jawab kita bersama," katanya memungkasi.

Baca Juga:Calon Penghafal Quran di Samarinda Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Kontributor : Amin Alamsyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak