alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lalu Lintas di Jembatan Suramadu Macet Parah, Ternyata Ini Penyebabnya

Muhammad Taufiq Selasa, 07 Desember 2021 | 15:00 WIB

Lalu Lintas di Jembatan Suramadu Macet Parah, Ternyata Ini Penyebabnya
Pembangunan saluran air macetkan jalan Jembatan Suramadu [Foto: ANTARA]

Kemacetan cukup panjang terjadi di akses Jembaran Suramadu. Kendaraan nampak mengular di jembatan sepanjang 5 kilometer penghubungan Surabaya-Madura itu.

SuaraJatim.id - Kemacetan cukup panjang terjadi di akses Jembaran Suramadu. Kendaraan nampak mengular di jembatan sepanjang 5 kilometer penghubungan Surabaya-Madura itu.

Ternyata, kemacetan ini merupakan efek dari pembangunan saluran air ke laut sebagai upaya mengantisipasi banjir di Jalan Kedung Cowek, Kenjeran, Kota Surabaya.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Irwan Wahyudrajad. Ia mengatakan saat ini tengah ada pengalihan arus lalu lintas di lokasi pembangunan saluran air di Jalan Kedung Cowek sejak Senin (6/12/2021).

"Selain pengalihan arus, kami juga melakukan pemasangan rambu lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di lampu merah Jalan Kedung Cowek," katanya, Selasa (07/12/2021).

Baca Juga: Surabaya Gelar Navy Day 2021, Ranpur TNI AL Ikut Parade

Menurut dia, pihaknya sudah meminta jajarannya di Dishub untuk melakukan pemasangan rambu lalu lintas di Jalan Kedung Cowek dari arah Jembatan Suramadu menuju ke Jalan Nambangan.

Tujuan pemasangan rambu lalu lintas itu, lanjut dia, untuk memberikan informasi jalan alternatif sehingga para pengemudi yang melintas dari arah Madura menuju Surabaya, bisa melalui jalan alternatif itu.

"Sudah kami pasang tanda panah untuk mengarahkan ke Jalan Nambangan dan ada tanda peringatan pengerjaan jalan di lampu merah Kedung Cowek," ujarnya.

irvan mengatakan pihaknya akan terus memantau lalu lintas di Jalan Kedung Cowek. Sehingga jika ada antrean panjang, maka pihaknya mengalihkan arus lalu lintas menuju Jalan Nambangan.

"Kemudian nanti bisa lewat Jalan Merr atau Jalan Dr. Ir. H. Soekarno supaya tidak menumpuk di satu titik," katanya.

Baca Juga: Ada di 9 Titik, Ini Info Vaksin Surabaya 7 Desember 2021

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Erna Purnawati sebelumnya mengatakan pengerjaan saluran ini untuk menindaklanjuti keluhan warga di kawasan Kelurahan Gading. Sebab, di kawasan tersebut sering terjadi genangan air dan lama surutnya ketika hujan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait