Banjir Parah Landa Lamongan Tak Kunjung Surut, Akses Jalan di 6 Kecamatan Terendam

Banjir parah menerjang Kabupaten Lamongan Jawa Timur ( Jatim ). Enam kecamatan terendam air luapan sungai setempat sampai malam ini tak kunjung surut.

Muhammad Taufiq
Rabu, 29 Desember 2021 | 21:24 WIB
Banjir Parah Landa Lamongan Tak Kunjung Surut, Akses Jalan di 6 Kecamatan Terendam
Banjir rendam enam kecamatan di Kabupaten Lamongan [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Banjir parah menerjang Kabupaten Lamongan Jawa Timur ( Jatim ). Enam kecamatan terendam air luapan sungai setempat sampai malam ini tak kunjung surut.

Selain merendam permukiman warga, banjir luapan sungai Bengawa Jero itu juga merendam akses jalan di sejumlah desa di enam kecamatan. Sebanyak 1.780 rumah warga terendam.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin, mengatakan enam kecamatan yang terendam itu antara lain di Kecamatan Turi, Karangbinangun, Karanggeneng, Glagah dan Kalitengah.

"Dengan ketinggian air banjir yang bervariasi, mulai dari 20 centimeter hingga 60 centimeter," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga:Kebakaran Melanda Rumah Warga Lamongan, Penyebabnya Komputer Disambar Petir

"Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan serta air kiriman dari hulu sungai. Dari 6 kecamatan tersebut, yang paling parah adalah Kecamatan Turi dan Kalitengah," katanya menambahkan.

Tak hanya ribuan rumah, lanjut Muslimin, banjir di Lamongan ini juga merendam akses jalan antar kecamatan, lahan pertanian sawah, tambak dan fasilitas umum.

"Banjir ini juga menggenangi akses jalan antar kecamatan sepanjang 3 km, 5.676 hektar sawah dan tambak, serta fasilitas umum, yakni 32 fasilitas pendidikan, 1 tempat ibadah, dan 1 fasilitas tempat kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Muslimin menjelaskan, lantaran akses jalan yang terendam air banjir ini, banyak kendaraan roda dua yang tak bisa melewatinya lantaran ketinggian air ada yang mencapai hingga 1 meter.

"Perahu dan motor roda tiga menjadi kendaraan alternatif warga dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Selain itu, juga ada bantuan mobil pick-up, driver beserta BBM-nya dari Pemkab Lamongan," ujar Muslimin.

Baca Juga:Ada 3 Pengajuan Poligami di PA Lamongan, Pengadilan Membolehkan Tapi Ini Syaratnya

Sementara itu, Abu Sofyan, salah satu warga Desa Kemlagi Lor mengungkapkan, banjir terjadi cukup parah di desanya ini karena tingginya intensitas hujan dan air kiriman dari selatan Lamongan sehingga sungai Bengawan Njero tak mampu menampung.

"Banyak sepeda motor yang terpaksa didorong, karena kesulitan untuk melintas di air banjir. Kalau nekat dinyalakan, mesin motor pasti mati. Sehingga banyak yang pakai motor roda tiga untuk mengangkut warga sekaligus sepeda motornya," katanya.

Secara terpisah, Samsul Abid, warga Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah menyebut, banjir luapan Sungai Bengawan Njero saat ini naik sangat tinggi dan dimungkinkan banjir akan semakin dalam jika air kiriman dari selatan dan hujan deras turun.
"Setiap hari, masyarakat naik perahu untuk keluar masuk desa, belanja ke pasar dan aktivitas lainnya, sebagai pengganti motor," ujar Abid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak