- Seorang pria berinisial AAW ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Dusun Sukorame, Pasuruan, pada Selasa sore, 2 Juni 2026.
- Polsek Pandaan dan Tim Inafis Polres Pasuruan melakukan olah TKP serta penyelidikan untuk mencari alat tajam penyebab kematian.
- Jasad korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi medis guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah.
SuaraJatim.id - Selasa sore (2/6/2026) warga Dusun Sukorame, Pasuruan, geger oleh jeritan histeris seorang saksi mata. Sebuah pemandangan memilukan ditemukan di balik pintu sebuah rumah.
AAW, seorang pria yang sehari-hari dikenal gigih bekerja sebagai tenaga pemasar, terbujur kaku dengan kondisi yang menggetarkan hati.
Kabar duka itu merambat cepat bak api di dahan kering. Dalam hitungan menit, puluhan warga sudah menyemut di lokasi kejadian, mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya menimpa tetangga mereka.
Di tengah kerumunan, pihak keluarga hanya bisa tertunduk lesu dalam guncangan trauma yang hebat, tak mampu merangkai kata untuk menjelaskan aktivitas terakhir pria malang tersebut.
Baca Juga:Dianggap Menghina Presiden Prabowo, Akun Facebook Dilaporkan Kader Gerindra Pasuruan ke Polisi
Merespons kegaduhan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Pandaan langsung bergerak cepat menyisir lokasi. Garis kuning polisi segera dibentangkan, memisahkan rasa penasaran warga dari tempat kejadian perkara (TKP) yang kini menjadi fokus penyelidikan serius.
"Piket Unit Reskrim Polsek Pandaan menerima laporan dari warga terkait kejadian seorang laki-laki meninggal dunia," ungkap Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Rabu (3/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kehadiran Tim Inafis Polres Pasuruan menambah ketegangan di lokasi. Petugas dengan seragam identifikasi tampak teliti memeriksa setiap sudut ruangan.
Fokus utama mereka adalah mencari alat tajam yang diduga kuat menjadi penyebab luka fatal yang ditemukan pada tubuh korban.
Penyelidikan tidak hanya berhenti pada bukti fisik. Unit Reserse Kriminal mulai melakukan pemeriksaan terhadap kerabat dekat dan tetangga.
Baca Juga:Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
Garis waktu aktivitas AAW sebelum sore berdarah itu terjadi mulai disusun keping demi keping, demi mengungkap fakta di balik kematian sang tenaga pemasar.
"Petugas telah mengamankan TKP dan melakukan olah TKP lebih lanjut. Jasad korban kini dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk autopsi medis guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah," tambah Iptu Joko.
Kini, Dusun Sukorame masih menyisakan sisa-sisa ketegangan. Spekulasi liar sempat menyeruak di jagat maya, namun pihak kepolisian dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memperkeruh suasana dengan informasi yang belum tervalidasi. Aparat penegak hukum berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga terang benderang.