facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Pasien Kecelakaan Bus PO Ardiansyah di Tol Mojokerto Meninggal, Jadi Korban Tewas ke-15

Muhammad Taufiq Kamis, 19 Mei 2022 | 08:33 WIB

Satu Pasien Kecelakaan Bus PO Ardiansyah di Tol Mojokerto Meninggal, Jadi Korban Tewas ke-15
Korban tewas ke-15 kecelakaan Bus PO Ardiansyah di Tol Surabaya-Mojokerto [SuaraJatim/Zen Arivin]

Korban meninggal kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah di KM 712.400 A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) bertambah. Satu orang korban yang sebelumnya mengalami luka parah.

SuaraJatim.id - Korban meninggal kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah di KM 712.400 A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) bertambah. Satu orang korban yang sebelumnya mengalami luka cukup parah akhirnya meninggal dunia.

Yakni Nazwa Dwi Yuniarti, asal Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Anak perempuan berusia 13 tahun itu menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 03.30 WIB saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Gatoel Kota Mojokerto.

"Subuh tadi ngedrop, tidak sampai 5 menit meninggal. Ini nanti akan kita bawa ke rumah duka di Benowo sana," kata paman Nazwa, Nur Said saat ditemui di RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, (19/5/2022).

Disampaikan Nur Said, Nazwa ikut dalam rombongan wisata itu bersama dengan ibunya Maftukah (51) serta sepupunya. Dalam insiden itu, Maftukah lebih dahulu meninggal saat peristiwa terjadi.

Baca Juga: Tim Khusus Polresta Mojokerto Usut Kasus Kecelakaan Bus PO Ardiansyah

"Ibunya meninggal pas kejadian itu, kalau sepupunya cuma luka di bagian punggung sama kaki," jelas Nur Said.

Rencananya, lanjut Nur Said Nazwa akan langsung dibawa ke rumah duka untuk disucikan dan disalatkan. Untuk saat ini ia belum tahu lokasi liang lahat, namun ia berharap Nazwa bisa dimakamkan di sisi makam ibunya.

"Ya harapan saya begitu, bisa didekat ibunya. Saya belum tahu tepatnya dimana untuk makamnya nanti," ucap Nur Said.

Nazwa menderita luka cukup parah akibat kecelakaan bus yang ditumpanginya menabrak tiang vareable message sign (VMS) di KM 712.400 A Tol Sumo pada Senin (16/5) lalu. Ia mengalami cedera otak berat. Selain itu, Nazwa juga mengalami patah tulang paha serta patah tulang tungkit.

Sebelum menjalani perawatan di RS Gatoel, Nazwa yang masih duduk di bangku kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP), sempat menjalani perawatan di RS Citra Medika Sidoarjo. Namun karena kondisinya tidar sadar, bocah perempuan berusia 12 tahun itu kemudian dirujuk ke RS Gatoel.

Baca Juga: Sopir 'Bus Maut' PO Ardiansyah Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Mojokerto

"Lukanya yang pasti adalah cedera kepala berat, sampai tidak sadar waktu kejadian itu, kemudian ada patah tulang di paha dan kaki bawah," ungkap Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Gatoel dr Anggraina Puspitasari.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait