facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Memprihatinkan, Siswa SD di Jombang Belajar dengan Ruang Kelas yang Atapnya Nyaris Ambrol

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 24 Mei 2022 | 21:04 WIB

Memprihatinkan, Siswa SD di Jombang Belajar dengan Ruang Kelas yang Atapnya Nyaris Ambrol
Kondisi salah satu ruang kelas di SDN 02 Talunkidul Jombang yang atapnya rusak dan nyaris ambrol. [Anggit/Satukanal.com]

Salah satu guru SDN 02 Talunkidul, Aan Kurniawan mengatakan, kondisi gedung yang rusak sudah terjadi beberapa bulan lamanya.

SuaraJatim.id - Kondisi ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Talunkidul, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang memprihatikan. Atap plafon ruang kelas rusak dan nyaris ambrol.

Salah satu guru SDN 02 Talunkidul, Aan Kurniawan mengatakan, kondisi gedung yang rusak sudah terjadi beberapa bulan lamanya. Berawal dari bocor saat hujan kemudian membuat rapuh kerangka atap.

“Sudah lama, beberapa bulan yang lalu. Khawatir juga, karena ada siswa yang belajar di sini. Harapannya bisa segera diperbaiki. Karena takutnya ada bagian bangunan yang ambruk,” kata dia, mengutip dari Satukanal.com, Selasa (24/5/2022).

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan pihaknya telah memerintah segera dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Biar Kapok! Dua Pemuda Jombang Dikerangkeng Gegara Aniaya Orang Tanpa Alasan Jelas

“Sebagai langkah antisipasi sementara bisa dilakukan perbaikan plafonnya, karena kondisi kayunya masih baik,” tutur Mundjidah.

Mundjidah menyebut SDN Talunkidul 1 dan Talunkidul 2 akan dimerger. Pelaksanaan merger bisa dilaksanakan pada tahun ajaran baru.

Sementara untuk SDN Talunkidul 2 nantinya bisa dimanfaatkan sebagai Kantor Wilayah Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang sementara berada di depan Stasiun Sumobito.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, menyebut bahwa berdasarkan Keputusan Bupati Jombang No. 188.4 45/152/415.10.1.3/2022 SDN Talunkidul 1 dan 2 termasuk SDN yang dimerger.

“Dari hasil merger akan ditempatkan di SDN Talunkidul 1, karena sarana dan prasarananya lebih memadai,” ujarnya.

Baca Juga: Satu Dekade Menjadi Guru Sekolah Dasar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait