Gunung Semeru Erupsi, Ratusan Warga Masih Bertahan Mengungsi di Gedung Sekolah

Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu (4/12/2022) membuat ratusan warga Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mengungsi.

Chandra Iswinarno
Minggu, 04 Desember 2022 | 22:19 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Ratusan Warga Masih Bertahan Mengungsi di Gedung Sekolah
Warga Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jatim mengungsi di sekolah usai terjadinya erupsi Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022). [Beritajatim]

Soal pengamatan gempa, Mukdas mengungkapkan bahwa terjadi 8 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 18-22 mm. "Dan lama gempa 65-120 detik," terangnya.

Erupsi juga meluncurkan kolom abu berwarna kelabu dari puncak kawah dengan intensitas sedang hingga tebal setinggi 1,5 kilometer dari puncak kawah pada pukul 02.56 WIB.

Tercatat Gunung Semeru berada di level III (siaga). Oleh karenanya, pihak PVMBG meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tulisnya.

Baca Juga:Warga Jangan Panik! Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Jalur Evakuasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru Sudah Tersedia

PVMBG mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atay puncak Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini