Gubernur Khofifah Tinjau Program Pemulihan Ekosistem Laut Pantai Mutiara dan Terus Terapkan Blue Economy

Pantai Mutiara Trenggalek merupakan destinasi wisata komprehensif.

Fabiola Febrinastri
Sabtu, 18 Februari 2023 | 08:56 WIB
Gubernur Khofifah Tinjau Program Pemulihan Ekosistem Laut Pantai Mutiara dan Terus Terapkan  Blue Economy
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pantai Mutiara Trenggalek dan Hutan Mangrove Cengkrong, Trenggalek. (Dok: Pemprov Jatim)

"Kita merasa bahwa penanaman dan pemeliharaan sudah kita lakukan dengan sinergitas yang cukup bagus maka kita memulai festival mangrove dan sudah berjalan tiga kali," tuturnya.

Disebut Khofifah, saat ini luasan mangrove di Jawa Timur 1.821 hektare. Per hektare kira-kira 3.300 pohon, sehingga total lebih tujuh juta pohon mangrove di Jawa Timur, dan itu setara dengan 48% hutan mangrove se-Pulau Jawa. Selain rehabilitasi mangrove, Gubernur Khofifah juga mengatakan bahwa Pemprov Jatim juga melakukan rehabilitasi terumbu karang. Total rehabilitasi terumbu karang tahun 2019-2022 seluas 24,84 hektare.

"Jadi ada atau tidak ada festival, mangrove kita tetap nandur mangrove. Ayo bersama-sama kita nandur mangrove," jelasnya.

Selain itu, hilirisasi sangat banyak yang sudah dilakukan , saat festival mangrove Maret nanti, pengunjung boleh melihat salah satu gift dari G20 untuk tamu kepala negara, yakni batik yang bahan warnanya berasal dari mangrove. Ada sirup mangrove, kue, kerupuk berbahan baku mangrove dan sebagainya. Dengan begitu, hal itu semakin meyakinkan betapa bahwa nilai tambah dari mangrove bisa dirasakan oleh masyarakat ketika ada penguatan kreativitas dan inovasi.

Baca Juga:Kasus Suap Sahat Tua Bisa Merembet ke Pemprov Jatim, Golkar Juga Kena Imbas

"Sisi pemberdayaan masyarakat terutama yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini hilirisasinya sudah ada beragam produk. Jadi sisi ekonominya sudah dan akan bisa dirasakan," jelasnya.

Lebih lanjut, terkait dengan ekologi maka hal itu akan terbangun dengan sendirinya. Berbicara ekosistem, maka ada daya dukung alam dan daya dukung lingkungan. Hal itu juga merupakan kaitan dengan mangrove.

"Sering kali saya sampaikan, kalau saya nandur mangrove itu adalah bagian dari sedekah oksigen," pungkasnya.

Sementara itu, Nur Arifin menambahkan, biota yang ada di sini juga masih cukup baik dan terjaga, salah satunya dengan adanya budidaya kepiting dan lain sebagainya, sehingga penjagaan ekologi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi, dalam hal ini adalah Gubernur Khofifah kemudian bisa menghasilkan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Terbukti masyarakat Trenggalek, selama ini mendapatkan berkah di kawasan kawasan konservasinya, seperti tadi di pantai mutiara dan cengkrong ini kemudian bisa menjadi tempat wisata yang menghasilkan ekonomi bagi masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga:Firli Bahuri Buka Suara Usai Geledah Ruang Kerja Khofifah, Tegaskan KPK Bisa Panggil Siapapun

Adapun Pemprov Jatim memberikan bantuan tracking mangrove di 5 kabupaten/kota, antara lain Kabupaten Trenggalek Pokmaswas kejung samudra, Kota Probolinggo pilang lestari, Kabupaten Sumenep Reng Peseser, Kabupaten Banyuwangi Baret dan Kabupaten Pasuruan Alfa Mina Lestari.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini