Disbun Jatim Siapkan Strategi Jitu Dongkrak Produksi Tanaman Tahunan

Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jawa Timur mendorong produktivitas komoditas perkebunan andalan meningkat pada 2024.

Baehaqi Almutoif
Jum'at, 02 Februari 2024 | 08:49 WIB
Disbun Jatim Siapkan Strategi Jitu Dongkrak Produksi Tanaman Tahunan
Kepala Disbun Jawa Timur Heru Suseno (kanan) saat penandatanganan kerja sama. [Ist]

SuaraJatim.id - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jawa Timur mendorong produktivitas komoditas perkebunan andalan meningkat pada 2024.

Jatim memiliki beberapa komoditas perkebunan andalan, di antaranya, tembakau, coklat, kopi dan kakao. Sejauh ini, tembakau yang mengalami kenaikan cukup signifikan pada 2023.

“Kalau tembakau memang 2023 luar biasa, harapan kita tembakau di Jawa Timur menjadi pioner produksi di Indonesia. Kita menyumbang tertinggi di Indonesia penyumbang 43 persen nasional untuk tembakau. Dan akan dikembangkan terus sampai memberi keuntungan dana bagi hasil cukai," kata Kepala Disbun Jawa Timur Heru Suseno disela Rapat Koordinasi (Rakor) peningkatan produksi dan produktivitas tanaman tahunan di Kota Batu, Rabu (31/1/2024).

Dia menjelaskan, selama ini Disbun punya punya program kerja sama dengan Universitas Brawijaya dengan nama Gemilang.

Baca Juga:Terkuak! Remaja Pacitan Tewas Usai Minum Kopi Sianida Ternyata Diracun Tetangganya, Ini Motifnya

Kerja sama tersebut bertujuan memberikan dukungan kepada petani, agar tanaman yang dihasilkan bisa meningkat produksinya. Program yang diberikan mulai dari pemberian benih unggul, pemupukan, hingga penambahan lahan produksi.

“Kita bekerja sama dengan UB kerja sama dengan petani kopi dan kakao yakni Gemilang. Bagaimana produksi kopi bertambah dengan rehabilitasi, penambahan lahan dan intesifikasi dengan penambahan pupuk,” kata Heru.

Pihaknya juga mendorong kepada petani menggunakan pupuk organik. “Kalau misalnya kita demplot dengan menggunakan pupuk prganik saja, bisa belajar dengan teman-teman Universitas Brawijaya (UB) atau Puslitkoka,” tambahnya.

Selain menggandeng perguruan tinggi, pihaknya juga tengah mengembangkan benih bersertifikat unggul di beberapa daerah di Jatim. Seperti benih kopi di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang dan benih tebu di Jombang.

“Kami mengembangkan benih, saat ini benih kopi dan tebu. Kita punya di Lumajang ada kebun benih dengan kualitas yang sangat bagus. Kemudian tebu juga punya di kabupaten Jombang,” jelasnya.

Baca Juga:Gudang di Pamekasan Terbakar, Tembakau Pesanan Pabrik Ludes

Dishub Jatim rutin melakukan komunikasi dengan para petani dan stakeholder, seperti rakor peningkatan produksi dan produktivitas tanaman tahunan yang digelar di Kota Batu.

Diharapkan, dari hasil rapat ini keluar pemetaan masalah. Sehingga dapat segera mencari solusinya. “Rapat koordinasi kemudian program provinsi yang diturunkan ke kabupaten untuk tanaman tahunan yakni kopi, coklat, kakao dan kelapa,” katanya.

Selama ini, kata dia, ada beberapa kendala yang harus dihadapi, di antaranya berkurangnya lahan-lahan subur karena beralih fungsi. Kemudian kelangkaan pupuk yang dikeluhkan petani.

Kondisi seperti itu bisa menghambat produksi hasil perkebunan tanaman tahunan.

“Lahannya semakin sempit, lahan-lahan subur berkurang dan itu mengurangi hasil produksi petani. Belum lagi kalau misakan ada permasalahan di pengolahan. Setiap tumbuh harus ada pupuk. Persoalan luar biasa karena stiap tahun persoalan petani lagi-lagi dihadapkan dengan mahanya harga pupuk,” katanya.

Disbun Jatim mencatat, serangan hama juga menjadi masalah. Dia mencontohkan, hama uret yang menyerang tanaman tebu di berbagai daerah.

“Uret itu menyerang di berbagai daerah, terutama di Kediri, Lumajang, Probolinggo, Tulungagung dan ini masalah klasik yang dihadapi bertahun-tahun,” jelasnya.

Karena itu, Heru mengimbau petani menggunakan benih tebu unggul karena tahan penyakit dan bagus.

“Oleh karena itu kita harus pinter-pinter, syuukur kalau sudah ketemu bibit unggul tahan penyakit. Kalau benih tidak bersertifikat itu illegal, tetapi memang kalau legal dibeli mahal. Tetapi saya yakin akan menghasilkan yang bagus,” jelas Pj Bupati Tulungagung itu.

Heru menegaskan telah melakukan sejumla upaya untuk memecahkan masalah tersebut, seperti bantuan alat pertanian, pupuk, benih dan pengolahan pasca panen.

“Tahun 2024 ini ada beberapa kabupaten yang akan kita support dengan bantuan kita baik berupa pupuk benih sama alat, ada beberapa alat yang kita bantukan. Ada kegiatan untuk penambahan dan rehabilitasi tanaman tidak produksi bagus kita remajakan, kemudian pasca panen kita bantu penanganan di kopi dan kakao,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini