Inilah Isi Tim Khusus Polda Jatim yang Ditugaskan Jaga Pilkada Sampang

Polda Jatim membentuk tim khusus yang akan dikirim ke Sampang.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 26 November 2024 | 08:13 WIB
Inilah Isi Tim Khusus Polda Jatim yang Ditugaskan Jaga Pilkada Sampang
Ilustrasi Polisi [Antara]

SuaraJatim.id - Pilkada Sampang menyorot perhatian setelah kejadian berdarah terjadi pada 17 November 2024. Seorang pendukung salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blitar meninggal dunia setelah dianiaya sejumlah orang menggunakan senjata tajam.

Sebagai antisipasi, Polda Jatim membentuk tim khusus yang akan dikirim ke Sampang.

"Saat ini tim khusus Polda Jatim telah tiba di Sampang dan telah bergabung dengan personel lainnya," kata Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono, Senin (25/11/2024).

Tim khusus tersebut berisikan pasukan gabungan dari TNI AD, AL, dan Polri. Polda Jatim membentuk dari 5 SSK (Satuan Setingkat Kompi) yang terdiri dari Brimob sebanyak 2 SSK, TNI AD 2 SSK, dan marinir 1 SSK.

Baca Juga:Bawaslu Jatim Minta Hormati Masa Tenang: Jangan Ada Pengumuman Hasil Survei

Hendro mengungkapkan, tim khusus tersebut akan bertugas mengamankan jalannya Pilkada Sampang 2024.

Sampang masuk dalam catatan sebagai salah satu kabupaten rawan di Jawa Timur. Tim khusus tersebut diharapkan bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdasarkan hasil pemetaan, dari total 1.344 TPS di Sampang, sebanyak 939 TPS masuk kategori kurang rawan, 349 TPS masuk kategori rawan, dan 56 TPS sisanya masuk kategori sangat rawan.

"Personel khusus Polda Jatim ini saat pencoblosan kita kerahkan ke TPS rawan ini," katanya.

Sebelumnya, insiden penganiayaan hingga meninggal dunia terjadi di Ketapang, Sampang. Peristiwa bermula saat H Slamet Junaidi (Calon Bupati Sampang) berkunjung ke Padepokan Babussalam milik Kiai Mualif sekitar pukul 14:30 WIB.

Baca Juga:Pesan Penting Said Abdullah untuk Kader PDIP Jatim di Masa Tenang

Saudara Kiai Mualif, yakni Kiai Hamduddin yang mengetahui kegiatan itu tidak terima dengan kedatangan Calon Bupati H Slamet Junaidi, sehingga menggerakkan sekelompok orang untuk melakukan pengadangan.

Kejadian itu lantas memicu pembacokan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia bernama Jimmy Sugito Putra, pendukung H Slamet Junaidi.

Sebanyak tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari insiden itu. Masing-masing bernama Moh Suaidi, Fendi Sranum dan Abdul Rohman. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak