Wakil Ketua DPRD Jatim Pastikan Balita Bojonegoro yang Alami Atresia Ani Dapat Penanganan

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni menaruh perhatian kepada balita asal Desa Tapelan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, yang menjalani operasi.

Budi Arista Romadhoni | Baehaqi Almutoif
Selasa, 16 September 2025 | 14:41 WIB
Wakil Ketua DPRD Jatim Pastikan Balita Bojonegoro yang Alami Atresia Ani Dapat Penanganan
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni. [Ist]

SuaraJatim.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni menaruh perhatian kepada balita asal Desa Tapelan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, yang menjalani operasi karena menderita Atresia Ani atau lahir tanpa anus di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jumat (12/9/2025).

Sri Wahyuni mengaku mendapatkan laporan bahwa ada balita berusia dua tahun lima bulan asal Bojonegoro mengalami penyakit kelainan bawaan lahir.

"Saya langsung mengunjungi rumah keluarga pasien untuk mengetahui kronologis awalnya seperti apa. Setelah itu, saya mencoba menyambungkan dengan pihak RSUD Dr Soetomo, Alhamdulillah direspons dan kemarin Jumat dilakukan operasi pelebaran saluran kencing dan anus. Karena sebelumnya sudah pernah dilakukan operasi pembuatan anus," ujarnya, Senin (15/9/2025).

Putra pasangan Mochammad Siswanto dan Juli Astutik tersebut telah menjalani operasi pada akhir pekan lalu, dan sudah diperbolehkan pulang pada Sabtu (13/9/2025). Namun demikian, pasien masih harus menjalani beberapa tahapan tindakan medis lagi.

Baca Juga:Malut United Ingin Rebut Tiga Poin di Kediri

"Pasien sudah diperbolehkan pulang. Saya sempatkan untuk membesuk dan mendoakan agar segera diberikan kesembuhan, walaupun operasinya belum tuntas karena butuh beberapa tahap tindakan," katanya.

Politikus asal Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu mengaku siap mengawal hingga kesembuhan pasien.

Balita berusia dua tahun tersebut memiliki kelainan Atresia Ani (tidak memiliki anus) sejak lahir. Sang pasien harus dibuatkan anus.

Sebelumnya pernah menjalani operasi besar di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro saat usianya baru dua hari. Lalu dilanjutkan operasi kedua di Kediri saat berusia tiga bulan.

Akan tetapi kondisinya setelah itu semakin kompleks, karena tidak bisa buang air kecil secara normal dan harus menggunakan kateter secara terus-menerus.

Selama dua tahun, dia bergantung dengan menggunakan kateter untuk bisa buang air kecil. Bahkan pernah menjalani operasi tambahan karena selang kateternya sering terlepas.

Baca Juga:DPRD Jatim Godok Revisi Kode Etik, Sesuaikan dengan Perkembangan Zaman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak