“Sebanyak 14 siswa itu merupakan mereka yang terpilih dari total ribuan siswa SR di Jatim. Mereka menyiapkan performance bersama siswa dari provinsi lainnya. Bahkan ada 1 siswi SRT 47 Malang unjuk kebolehan pidato bahasa Arab dan 1 siswi SRT 7 Probolinggo yang berpidato Bahasa Arab, mereka unjuk bakat langsung didepan Presiden Prabowo,” imbuhnya.
“Ada juga tadi atraksi baris berbaris kolaborasi dari SR Kota Pasuruan bersama SD NU, Muhammadiyah, Kristen Protestan dan Hindu binaan Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur. Bahkan Komandan Peleton tadi dipuji oleh Presiden bahkan menurut Presiden _skill_nya tidak kalah dengan SMA Taruna Nusantara,” lanjutnya.
Selanjutnya, dirinya kemudian merinci ke empat belas murid yang diantaranya berasal dari SRT 47 Malang 1 anak, SRMP 28 Pasuruan 11 anak, SRT 8 Jombang 1 anak dan SRT 7 Probolinggo 1 anak.
“Semoga ke depan siswa-siswi SR Jatim bisa mencapai banyak prestasi. Sekolah Rakyat menjadi bukti negara hadir mengutamakan sektor pendidikan yang mampu menyiapkan pemimpin Generasi Emas 2045 khususnya dari Bumi Majapahit,” sambungnya.
Baca Juga:2 Jembatan Lumajang Rampung Akhir 2025, Gubernur Khofifah Pastikan Mobilitas Warga Pulih Total
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih kepada semua K/L, lembaga maupun elemen yang telah menyukseskan program prioritas Presiden salah satunya Sekolah Rakyat.
“Saya hari ini sangat bahagia. Terima kasih semua K/L, lembaga, elemen, dukungan Bupati/ Walikota dan Gubernur yang telah bekerja keras mewujudkan langkah terobosan yang berani,” kata Presiden Prabowo.
“Saya terkesima dan terharu, sulit menahan air mata melihat anak-anak yang tadinya sulit sekolah sekarang mereka punya harapan. Tadi juga ada anak-anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa,” imbuhnya.
Di akhir, Presiden Prabowo memastikan Pemerintah akan berjuang bekerja keras supaya semua kekayaan negara bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, salah satunya lewat Sekolah Rakyat ini.
Di sisi lain, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo dalam memutus rantai kemiskinan lewat sektor pendidikan.
Baca Juga:Gubernur Khofifah Sapa Warga di Pasar Murah Bangkalan: Logistik Masyarakat Jelang Nataru Dipenuhi
Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, Sekolah Rakyat sudah mulai beroperasi sejak tahun 2025. Hingga kini, total 166 lokasi Sekolah Rakyat rintisan dibuka secara bertahap mulai Juli, Agustus, dan September 2025.
“SR pada dasarnya adalah gagasan langsung dari Presiden Prabowo. 60 SR telah beroperasi Juli 2025, 37 titik pada Agustus dan 66 titik di akhir September dan awal Oktober,” kata Gus Ipul.
“Total 166 titik yang tersebar di 34 Provinsi dan 131 Kabupaten Kota seluruh Indonesia. Keseluruhannya menampung 14.822 siswa, 2.218 guru dan 4.889 tendik. Ini wujud nyata gagasan Presiden, negara hadir membela yang lemah. Kami optimis SR jadi jembatan di masa depan, merubah nasib, tidak hanya anaknya yang berdaya, tapi keluarganya juga naik kelas,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga menyanjung Gubernur Khofifah yang berkontribusi mengawal langsung Sekolah Rakyat bahkan hingga saat ini Jatim menjadi salah satu provinsi yang titik penyelenggaraan Sekolah Rakyatnya tertinggi dibanding provinsi lainnya.
“Terima kasih Ibu Khofifah, beliau yang mengawal langsung SR. Jawa Timur memang salah satu provinsi yang titik penyelenggaraan Sekolah Rakyatnya tertinggi dan pembangunannya ditahun ini juga cukup tinggi,” katanya.***