Teror dari Langit: Balon Udara Meledak di Atap Rumah Warga Tulungagung, Polisi Buru Pelaku

Balon udara liar bermuatan petasan meledak di atap rumah warga Desa Tanggulwelahan, Tulungagung,

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 04 April 2026 | 10:11 WIB
Teror dari Langit: Balon Udara Meledak di Atap Rumah Warga Tulungagung, Polisi Buru Pelaku
Polisi mengamankan balon udara berukuran sekitar 6,5 meter yang dilengkapi petasan sebagai barang bukti setelah jatuh dan meledak di rumah warga di Tulungagung, Jawa Timur. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Balon udara liar bermuatan petasan meledak di atap rumah warga Desa Tanggulwelahan, Tulungagung, pada Jumat pagi, 3 April 2026.
  • Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian atap hingga ruang tengah rumah milik seorang warga bernama Sopingi.
  • Polsek Besuki melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyelidiki pelaku penerbangan balon udara liar untuk proses hukum selanjutnya.

SuaraJatim.id - Keheningan pagi di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Tulungagung, mendadak pecah oleh suara ledakan hebat yang bersumber dari atap rumah salah satu warga.

Bukan karena bencana alam atau korsleting listrik, melainkan akibat sebuah "bom waktu" terbang berupa balon udara liar yang membawa rangkaian petasan.

Jumat (3/4/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Sopingi (53) dikejutkan dengan jatuhnya objek raksasa di atas kediamannya.

Sebuah balon udara plastik berukuran 6,5 meter mendarat tepat di atap rumahnya. Sialnya, api yang menjadi motor penggerak balon tersebut masih menyala dan langsung menyambar rangkaian petasan yang belum sempat meledak di udara.

Baca Juga:Bukan Kurang Makan, Ternyata Ini Biang Keladi Belasan Rusa di Pendopo Tulungagung Kurus

Akibatnya fatal. Ledakan beruntun menghancurkan bagian atap rumah Sopingi. Kerusakan dilaporkan cukup parah, merambah mulai dari bagian kamar, ruang tengah, hingga ruang samping.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kepanikan luar biasa sempat menyelimuti warga sekitar yang khawatir ledakan tersebut akan memicu kebakaran besar.

"Kami sudah mengamankan lokasi kejadian dan menyita barang bukti berupa sisa balon udara serta petasan yang tidak meledak," ujar Kapolsek Besuki, AKP M Samsun, saat memimpin olah TKP.

Pihak kepolisian tidak tinggal diam. Tim penyidik kini tengah menelusuri asal-usul balon udara yang diduga diterbangkan dari arah utara desa tersebut.

Polisi menegaskan bahwa aksi menerbangkan balon udara liar, terlebih yang dipersenjatai petasan, bukanlah sekadar euforia tradisi, melainkan tindakan kriminal yang mengancam nyawa.

Baca Juga:6 Fakta Tragis Ledakan Petasan Balon Udara di Ponorogo, Pelajar SMP Tewas dan 2 Luka Parah

"Ini sangat berbahaya. Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa oknum di balik penerbangan balon ini," tegas AKP Samsun.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku bagi siapa pun yang nekat menerbangkan balon udara liar. "Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami tidak akan menoleransi aktivitas yang jelas-jelas membahayakan orang lain seperti ini," pungkasnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak