Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut panitia telah menerjunkan sekitar 150 personel internal yang dibantu oleh berbagai unsur pendukung, termasuk pengelola Islamic Center, untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik.
Lebih lanjut, Imam memastikan bahwa berbagai hadiah yang belum sempat dibagikan tidak akan hangus, melainkan akan dialokasikan kembali untuk memeriahkan agenda-agenda besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berikutnya.
“Seluruh hadiah tetap kami amankan dan akan digunakan kembali pada event-event besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendatang. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar seluruh dukungan dan partisipasi masyarakat tetap mendapatkan apresiasi yang terbaik,” jelasnya.
Menurut Imam, peristiwa ini menjadi pelajaran penting sekaligus momentum introspeksi bagi seluruh panitia untuk memperkuat manajemen kerumunan (crowd management), pengaturan jalur peserta, hingga sistem distribusi logistik.
Baca Juga:Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat
“Bagi kami, ini menjadi momen untuk bermuhasabah dan mengevaluasi apa yang masih kurang pada pelaksanaan hari ini. Kami akan melakukan perbaikan menyeluruh agar ke depan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tetap menjadi energi positif untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. ***