Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang

600 peternak ayam di Magetan mengalami krisis akibat penumpukan telur dan kenaikan harga pakan yang signifikan.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:29 WIB
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang
Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menghadapi tekanan berat akibat anjloknya penyerapan telur di pasaran dan terus meningkatnya harga pakan ternak. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 600 peternak ayam di Magetan mengalami krisis akibat penumpukan telur dan kenaikan harga pakan yang signifikan.
  • Harga pakan naik menjadi Rp465 ribu per sak, sementara harga jual telur merosot hingga Rp18.500 per kilogram.
  • Penurunan daya beli masyarakat menyebabkan rantai distribusi telur tersumbat sehingga mengancam keberlangsungan usaha ternak rakyat tersebut.

SuaraJatim.id - Di sebuah gudang di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Magetan, pemandangan rak-rak kayu yang biasanya kosong kini justru dipenuhi tumpukan telur yang menggunung. Bukan karena panen raya yang menggembirakan, melainkan karena napas pasar yang tengah tersengal.

Bagi ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dua bulan terakhir adalah masa-masa paling kelam.

Mereka terjepit di antara dua kenyataan pahit. Harga pakan yang melonjak hingga ke langit, dan harga telur yang terjun bebas ke bumi.

Agung Pambudi, salah satu peternak, menatap tumpukan telurnya dengan getir. Di gudangnya saja, setidaknya 1 hingga 2 ton telur tertahan.

Baca Juga:Viral di Skater vs Pengunjung Skatepark Magetan dan Sengkarut Fasilitas Publik

"Kondisi peternak hancur. Telur menumpuk tak bisa keluar, sementara harga pakan terus naik," keluhnya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Statistik memang tidak berbohong soal penderitaan mereka. Dalam waktu singkat, harga pakan melompat dari Rp408 ribu menjadi Rp465 ribu per sak.

Ironisnya, di saat biaya produksi membengkak, harga jual telur justru merosot drastis. Dari harga normal Rp23.000 per kilogram, kini peternak terpaksa mengobral hasil keringat mereka di angka Rp18.500 hingga Rp20.000 demi menghindari telur membusuk di gudang.

Krisis ini menghantui sekitar 600 peternak dengan populasi mencapai 1,6 juta ekor ayam di seantero Magetan. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa intervensi, "kematian" usaha peternakan rakyat tinggal menunggu waktu.

Teguh Wahyudi dari Paguyuban Ternak Rakyat Indonesia memberikan peringatan keras.

Baca Juga:Ratusan Pendaki Padati Gunung Lawu Demi Ritual 1 Suro

"Para peternak di Magetan terancam bangkrut massal. Harga pakan terus mencekik, sementara pasar seolah berhenti menyerap hasil produksi kami," tegasnya.

Lesunya serapan telur ini terasa hingga ke lorong-lorong Pasar Sayur Magetan. Para pedagang mengeluhkan penurunan omzet yang drastis.

Jika biasanya 15 kilogram telur habis dalam sehari, kini mereka butuh waktu hingga tiga hari untuk mengosongkan keranjang yang sama.

Masyarakat tampaknya tengah mengerem daya beli, membuat rantai distribusi telur dari kandang hingga ke dapur warga seolah tersumbat.

Kini, para peternak hanya bisa bertahan di tengah ketidakpastian. Harapan mereka digantungkan pada kebijakan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak