SuaraJatim.id - Desainer kondang Adjie Notonegoro alias AN mengaku menjadi korban investasi bodong aplikasi MeMiles. Selama tiga bulan mengikuti investasi yang dijalankan PT Kam And Kam tersebut, Adjie sudah melakukan top up Rp 150 juta.
Kuasa hukum Adjie Notonegoro, Robert Sumangunsong menjelaskan, bergabungnya Adjie ke MeMiles berawal dari ajakan temannya. Bahkan, Adjie dijanjikan akan mendapat hadiah berupa emas ataupun mobil jika mau bergabung.
"Jadi sebenarnya Mas Adjie ini korban juga. Top up Rp 150 juta di PT Kam and Kam, sudah tiga bulan lah. Dijanjikan ada hadiah-hadiah berupa emas ataupun mobil. Belum ada hadiah yang didapat sama sekali. Beliau ini member tapi enggak aktif," kata Robert pada Rabu (22/1/2020).
Robert mengemukakan, Adjie diajak bergabung MeMiles oleh teman perempuannya yang bernama Leni.
"Ada Bu Leni temannya dia, sudah diminta penyidik juga nama-namanya. Bukan dari kalangan artis, saya malah gak tau ada banyak artis terlibat ini," ucapnya.
Sementara itu, Adjie Notonegoro mengaku mengikhlaskan uang yang sudah terlanjut masuk ke PT Kam And Kam.
"Ikhlaskan saja kalau dikembaliin ya saya terima. Saya member tapi saya enggak mengerti caranya gimana. Enggak pernah ikut acaranya juga," tuturnya.
Saat ditanya kedekatannya dengan direktur PT Kam and Kam, Adjie mengaku hanya mengenalnya.
"Secara pribadi kenal tapi enggak terlalu dekat. Dikenalin temen-teman," katanya.
Baca Juga: Bukan Member MeMiles, Ari Sigit Terima Aliran Dana dari PT Kam And Kam
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Bukan Member MeMiles, Ari Sigit Terima Aliran Dana dari PT Kam And Kam
-
Dua Mobil Mewah Milik Ari Sigit dari MeMiles Disita Polda Jatim
-
Skandal MeMiles, Cucu Soeharto Akhirnya Diperiksa Polisi, Kecoh Wartawan
-
Setelah Artis, Perancang Busana Senior Adjie Notonegoro Datangi Polda Jatim
-
Polisi Beri Waktu Seminggu ke Kiai Ponpes Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026