SuaraJatim.id - Musisi yang juga seniman lukis sketsa bergerak, Doddy Hernanto atau yang akrab dipanggil Mr D meluncurkan album Alphabetic secara daring.
Album ini berisi tujuh lagu dengan membawa pesan mengajak masyarakat agar tetap tenang menghadapi pandemi COVID-19.
"Ini bukan lagu belajar mengeja huruf untuk anak-anak kecil. Alphabetic adalah album yang menyuarakan keprihatinan tentang kondisi sosial di Indonesia," kata Mr D dalam peluncuran album secara virtualnya di Surabaya, Rabu (09/09/2020).
Dikutip dari Antara, Mr D yang juga menjabat sebagai Duta Satwa Liar Indonesia itu mengatakan, dalam setiap lagu dan musiknya dibuat untuk mendorong masyarakat agar tetap semangat dan berhati-hati menjalani hidup di tengah pandemi serta bisa mematuhi protokol kesehatan.
Lelaki kelahiran Mojokerto 59 tahun lalu itu mengatakan, beberapa musik dalam album itu sebenarnya telah dibuat sejak beberapa tahun lalu. Sempat terbengkalai juga karena sibuk manggung dari satu kota ke kota lain.
Oleh karena itu, di saat stay at home saja, Mr D mempunyai banyak waktu menggarap lagu. Sampai lahirlah album Alphabetic ini. "Album ini sempat terbengkalai hampir 5 tahun. Lagu pertama, ABC, rilis pada 2015,’" kata Doddy.
Judul lagu ABC artinya, Always Be Calm atau tetap tenang. Dalam tembang ini, Chris Beckley ikut ambil bagian sebagai lead gitaris asal Amerika.
"Jangan panik, jangan pula lantas menyebar berita yang tidak baik. Meskipun sudah masuk iTunes pada 2015, narasi lagu tersebut masih tetap relevan dengan kondisi masyarakat seperti sekarang ini," katanya.
Ia mengatakan, ABC pada iTunes punya unsur humming, sedangkan pada album ini ada narasi asmaul husna yang terdengar saat musik diputar. Tetapi musiknya tetap sama.
Baca Juga: Setelah Jatim, Kaltim Urutan Kedua Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi
"Tapi harus pakai headset kalau mau dengar asmaul husna. Kalau pakai speaker aktif tidak seberapa kentara," ungkap pria yang piawai membuat sketsa bergerak itu.
Sebagaimana ABC, lagu-lagu yang lain juga terdiri atas singkatan huruf-huruf alfabet secara berurutan, misalnya DEF yang bermakna Don’t Ever Fear. Jangan takut dengan pesan agar masyarakat tidak takut dan tetap semangat menjalani hari demi hari.
"Mekipun ada ancaman sakit mematikan. Lagu GHI bermakna Give Her Interest. Her yg dimaksud di sini adalah Ibu Pertiwi. Keadaan memang kian sulit. Berilah hal-hal yang menarik dan saya ingin mengingatkan semua orang agar tetap peduli pada sesama," katanya.
Selanjutnya lagu JKL adalah Just Keep Loving, yang mempunyai pesan agar tetap saling menyayangi antarumat manusia, hewan dan tumbuhan. "Intinya semesta perlu dijaga dan dicintai. Dengan saling membagi cinta itu, kita bisa saling mengingatkan," katanya, menjelaskan.
Mr D juga menggambarkan pengorbanan seorang dokter selama pandemi COVID-19 dalam lagu kelima, MNO. Move No Over. ’
"Manusia boleh saling membantu, saling peduli, dan tetap bergerak maju menolong orang lain. Tetapi, no over. Jangan berlebihan. Sesuatu yang berlebihan itu kan nggak baik. Dokter sendiri juga harus memperhatikan kesehatan mereka," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Kepala BRIN Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya