SuaraJatim.id - Sebuah truk fuso terlibat kecelakaan maut tertabrak kereta api di perlintasan rel kereta api (KA) Desa Klagen Kecamatan Krian, sekitar pukul 04.45 WIB, Selasa (25/1/2021).
Kereta api Turanga CC 20611361 menabrak truk hingga menyebabkan sopir truk tewas terjepit di lokasi kejadian. Kereta api Jogjakarta-Surabaya dengan masinis Agus Irawan itu menabrak truk Nopol B 9032 BOA, muatan air mineral.
Seperti dijelaskan Kanit Laka Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, penyebab kecelakaan diduga karena keterlambatan menutup palang pintu rel kereta.
Saat KA Turangga melintas tiba-tiba ada truk melintasi jalur, dan menabrak bagian belakang sebelah kiri truk hingga terguling. Sementara sopirnya terjepit dan sudah dievakuasi ke RS Anwar Medika.
"Truk masuk di perlintasan kereta. Kemudian dari arah barat KA Turangga melintas dan menabrak bagian belakang truk," kata Sugeng, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Petugas laka Polresta Sidoarjo kini sedang melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi diantaranya petugas piket di pos perlintasan.
Lanjut Sugeng, kini masih didalami sistem sinyal mengirim dari pos kereta sebelum Klagen normal apa tidak. Petugas akan memeriksa jaringan alat yang ada. Juga akan dilakukan pengecekan kenapa terjadi keterlambatan saat menutup perlintasan kereta.
"Kalau memang palang pintu tidak bisa turun, tentunya petugas perlintasan membawa bendera merah tanda hati-hati. Namun kita masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," tegasnya menambahkan.
Akibat kecelakaan truk vs kereta api, perlintasan kereta di Klagen sempat mengalami kemacetan hingga 2 jam lebih dikarenakan masih harus melakukan evakuasi muatan truk yang berserakan di jalan dan area perlintasan rel KA.
Baca Juga: Kronologis TNI AL Diteriaki Maling Lalu Dikeroyok di Bungurasih Sidoarjo
Berita Terkait
-
Kronologis TNI AL Diteriaki Maling Lalu Dikeroyok di Bungurasih Sidoarjo
-
Video Pengeroyok TNI AL Dibekuk di Bungurasih, Netizen: Siap Jadi Rempeyek
-
Viral Pesepeda Sidoarjo Tergeletak Kaku di Pinggir Jalan, Warganet Gaduh
-
249 Narapidana Lapas Sidoarjo Menerima Remisi Lebaran
-
Dominasi Zona Kuning dan Hijau, Pemkab Sidoarjo Bolehkan Salat Id Berjemaah
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan
-
Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan
-
Ber-IQ Tinggi dan Sarjana, Terkuak Alasan Dingin Jagal Madiun Bantai Istri Siri dan Anak