SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan di Jatim kemarin, Selasa (30/11/2022). Mulai dari update kasus pembunuhan kader IPNU Mojokerto sampai kasus banjir yang melanda sejumlah daerah.
Selain itu masih ada peristiwa-peristiwa lain yang juga ramai menjadi sorotan pembaca. Cek di bawah ini:
1. Kebaja didaftarkan ke UNESCO
Beberapa waktu lalu ribut kabar kalau Malaysia dan Singapura bakal mendaftarkan kebaya ke UNESCO. Terbaru, agar tidak kecolongan pemerintah RI rupanya juga bakal mengusulkan hal serupa.
Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Ia menjelaskan, pemerintah telah menyepakati kebaya untuk diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO melalui mekanisme "single nomination" tanpa melibatkan negara-negara lain dalam proses pengajuan.
Keputusan itu didasarkan dari hasil rapat yang dilakukan antara Komisi X DPR RI, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK RI, Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, dan Komunitas Kebaya.
"Jadi kebaya tidak lagi kita perlu perdebatkan. Ini tentunya budaya luhur milik anak bangsa dan telah diputuskan untuk menjadi single nomination," kata dia dikutip dari siaran pers Menparekraf.
2. Banjir di Banyuwangi
Sampai sore ini sisa-sisa banjir Banyuwangi masih nampak di sejumlah wilayah. Sejumlah rumah masih tergenang. Sebelumnya, dua rumah bahkan dilaporkan hanyut.
Baca Juga: Dua Rumah Terseret Banjir Banyuwangi, Sejumlah Titik Wilayah Masih Tergenang
Banjir ini terjadi setelah hujan mengguyur kemarin, Senin (28/11/2022) kemarin. Akibat banjir ini Sungai Kali Lo meluap mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam.
Bahkan ada dua rumah warga hanyut tersapu banjir tersebut. Banjir paling parah terjadi di Kampung Lebak, Kelurahan Tukang Kayu dan Kampung Ujung Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi Kota.
Kondisi Kampung Lebak, banjir merendam sedikitnya 40 an rumah dan satu fasilitas ibadah. Ketinggian banjir mulai dari 40 centimeter hingga 150 centimeter sehingga membuat warga mengungsi.
3. Penetapan UMP Jatim
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menetapkan Upah Minimun Provinsi (UMP) Tahun 2023 sebesar Rp 2.040.244,30 atau naik 7,8 persen dibanding tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp 1.891.567.
Kenaikan UMP 2023 ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor 188/860/KPTS/013/2022 tanggal 21 November 2022 tentang Upah Minimum Provinsi Jatim Tahun 2023. Sementara untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2023 akan diumumkan paling lambat tanggal 7 Desember 2022.
Berita Terkait
-
Dua Rumah Terseret Banjir Banyuwangi, Sejumlah Titik Wilayah Masih Tergenang
-
Terungkap! Motif Pembunuhan Kader IPNU Mojokerto Gegara Hutang, Uang Diganti Nyawa
-
Tenggak Penambah Stamina, Kakek Ini Tewas Usai Ngamar dengan Janda, Polisi : Kelelahan
-
2 Jam Kencan Sama Janda, Kakek Asal Mojokerto Kelelahan Sampai Tak Bernapas
-
Tiga Terduga Pembunuh Kader IPNU Mojokerto Ditangkap, Salah Satunya Cewek
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa
-
Bupati Pamekasan Buka Suara Soal Rusuh Indomaret: Sudah Diberi SP1, Malah Nekat Bangun Malam Hari
-
Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres
-
Rencana Nikah Berujung Bui: Sejoli di Kediri Tega Habisi dan Kubur Bayi demi Tutupi Aib
-
Bawa Alat Berat! Massa di Pamekasan Nekat Robohkan Proyek Toko Indomaret