Baehaqi Almutoif
Kamis, 03 April 2025 | 08:56 WIB
Ilustrasi pembacokan. [Ist]

""Selanjutnya mereka berpamitan dan akan mampir sebentar ke rumah neneknya EP, yang kebetulan rumah tinggalnya bersebelahan dengan rumah dari orang tua EP. Di rumah nenek tersebut korban bersama dengan ibunya juga hanya mampir sebentar dan selanjutnya berpamitan untuk pulang," kata dia.

Setelah selesai dan hendak pulang, tiba - tiba pelaku menghampiri korban yang masih berada di halaman rumah. Posisi FK sudah naik di atas sepeda motor, sedangkan ibunya masih berdiri di dekat korban.

EP dan FK sempat terlibat cek cok mengenai kepemilikan satu unit sepeda motor Honda Beat yang dinaiki korban. Pertengkaran terjadi memperebutkan sepeda motor yang hendak diambil pelaku. Namun, oleh perempuan 29 tahun tersbeut tidak diserahkan karena merasa selama ini yang membayar angsuran.

Pelaku lalu mengambil kunci sepeda motor dengan mencabut paksa. Cek cok keduanya terus berlanjut.

Baca Juga: Biadab! Ayah di Mojokerto Aniaya Anak Tiri Hingga Luka Parah

Ibu korban yang berada di sampingnya berusaha untuk melerai keduanya dengan cara menepuk punggung dari pelaku. Akan tetapi oleh EP justru dipukul menggunakan tangan kanannya.

Nahas, pukulan tersebut mengenai rahang kiri ibu korban yang membuatnya jatuh tersungkur.

Melihat ibunya terjatuh, korban bereaksi dengan membelanya. Pelaku kemudian mengambil sabit dan malah membacok mantan istrinya.

Korban mengalami luka pada kepala bagian belakang hingga mengeluarkan darah. FK lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Kasus tersebut saat ini ditangani oleh kepolisian. Petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.

Baca Juga: Pemuda Bangkalan Nekat Hajar Ibunya Gegara Uang Judi Online

"Kami masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. Untuk motifnya pelaku cemburu terhadap korban karena harta gono gini sepeda motor Honda Beat dipakai oleh pacar korban sehingga menimbulkan pertengkaran dan pembacokan," kata AKP Momon.

Load More