Eviera Paramita Sandi | Baehaqi Almutoif
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:16 WIB
Aksi demontrasi yang terjadi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya berlangsung ricuh pada Jumat (29/8/2025). [Istimewa]

SuaraJatim.id - Aksi demontrasi yang terjadi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya berlangsung ricuh pada Jumat (29/8/2025).

Belasan sepeda motor yang terparkir di sisi selatan terbakar.

Demo berlangsung sekitar pukul 14.35 WIB. membawa sejumlah poster bertulisan, seperti "Adili Segera Pelaku Pelanggaran HAM Berat", "Aparat Adalah Pembunuh Rakyat Sesungguhnya."

Tidak hanya itu, massa terlihat membawa bendera Jolly Roger dari serial anime One Piece.

Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Darurat Kekerasan Aparat sempat melakukan orasi.

Namun tidak berlangsung lama situasi kemudian memanas dan berujung ricuh.

Massa melakukan perusakan pagar di gapura masuk depan Gedung Negara Grahadi.

Polisi sempat mengimbau massa agar tidak merusak parameter pengamanan.

Namun, demo semakin memanas hingga massa yang berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi melempar sejumlah barang ke dalam area bangunan negara tersebut.

Baca Juga: Grup Musik NDX AKA Bikin Petjah: Warga Jatim Bergoyang di Pesta Rakyat HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Beberapa unit sepeda motor yang terparkir di sisi selatan terbakar, membuat asap hitam mengepul ke langit.

Belum jelas berapa jumlah sepeda motor yang terbakar.

Pihak kepolisian kemudian menyemprotkan water cannon.

Tidak hanya itu, petugas juga menyemperotkan gas air mata, sebelum akhirnya memasang parameter yang lebih luas di depan Gedung Negara Grahadi.

Demo yang berada di depan Gedung Negara Grahadi merespons atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang terbakar kendaraan taktis (rantis) di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Load More