Fabiola Febrinastri | Tantri Amela Iskandar
Senin, 20 April 2026 | 10:59 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Dok: Pemprov Jatim)

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) vokasi melalui capaian membanggakan Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (UPT PTKK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

UPT PTKK berhasil meraih dua penghargaan nasional sekaligus, yakni sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik Tahun 2025 bidang Fotografi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia, serta penghargaan TUK Terbaik dari Forum LSK dengan capaian persentase kelulusan tertinggi secara nasional.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai bukti nyata konsistensi dan kualitas pembinaan pendidikan vokasi di Jawa Timur.

“Penghargaan ini menjadi validasi bahwa pembinaan vokasi di Jawa Timur berjalan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujarnya di Surabaya, Senen (20/4).

Khofifah menegaskan, capaian ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pemprov Jatim dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif dan terampil terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA), terlebih di tengah dinamika global yang dipengaruhi perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data.

“Dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan dinamis. Dibutuhkan individu yang memiliki keahlian spesifik, adaptif, serta mampu menguasai teknologi baru,” tegasnya.

Menurut Khofifah, UPT PTKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencetak tenaga terampil yang kompeten dan siap kerja. Peran ini sejalan dengan misi Nawa Bhakti Satya, khususnya “Jatim Cerdas”, yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing SDM.

“UPT PTKK menjadi simpul strategis untuk memastikan lulusan vokasi Jawa Timur memiliki kompetensi yang terstandar, teruji, dan relevan dengan kebutuhan industri. Ini fondasi penting dalam mewujudkan Jatim Cerdas,” tegasnya.

Selain sebagai pusat pelatihan, UPT PTKK juga berfungsi sebagai TUK resmi yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi siswa SMK, SMA Double Track, pendidikan khusus dan layanan khusus (PKPLK), serta masyarakat umum.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim, Pastikan Pelayanan Publik Bidang ESDM Baik

Pada bidang fotografi, capaian ini turut didukung oleh tingginya partisipasi peserta sertifikasi yang mencapai sekitar 300 siswa, menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan jumlah lulusan sertifikasi fotografi terbanyak secara nasional.

Khofifah menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki peran penting karena menjadi bukti pengakuan formal atas kemampuan kerja yang dimiliki lulusan, sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Jatim meraih dua penghargaan bergengsi Nasional sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik. (Dok: Pemprov Jatim)

“Sertifikat kompetensi bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki dan menjadi nilai tambah dalam memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Dalam implementasinya, UPT PTKK mengembangkan berbagai program pelatihan berbasis keterampilan yang mencakup beragam bidang, mulai dari teknik mesin, pengelasan, otomotif, teknik pendingin dan tata udara, hingga tata busana, tata boga, tata kecantikan, serta bidang kreatif seperti desain grafis, animasi, fotografi, dan videografi.

“Spektrum kompetensi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil pasar kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis keterampilan,” terang Khofifah.

Selain pelatihan berbasis pusat, UPT PTKK juga menghadirkan inovasi melalui program Mobile Training Unit (MTU) dalam skema MILEA. Program ini memungkinkan layanan pelatihan vokasi menjangkau siswa secara langsung di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan keterbatasan fasilitas praktik.

Load More