Wakos Reza Gautama
Kamis, 14 Mei 2026 | 07:17 WIB
Polres Pacitan menyelidiki kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap seorang pedagang tempe bernama Eko Susanto di wilayah Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) pagi. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Eko Susanto diserang dua pelaku misterius dengan air keras di persawahan Desa Wiyoro, Pacitan, pada Rabu pagi.
  • Korban mengalami luka bakar serius pada bagian vital akibat siraman cairan kimia saat hendak menuju pasar.
  • Polres Pacitan kini tengah menyelidiki motif dan memburu pelaku setelah korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

SuaraJatim.id - Perjalanan Eko Susanto, Rabu (13/5/2026) pagi, di area persawahan Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, berubah menjadi mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan.

Langkah kaki dan deru mesin motornya menuju Pasar Ngadirojo untuk berjualan tempe mendadak terhenti. Dua orang tak dikenal, yang mengenakan jas hujan lengkap dengan helm tertutup, tampak menunggu di kegelapan pinggir sawah.

"Ada titipan," teriak salah satu pelaku, sebuah kalimat pancingan yang terdengar lumrah di telinga warga desa.
Nahas, niat baik Eko untuk berhenti justru menjadi pintu masuk bagi petaka.

Begitu Eko menghentikan laju motornya, bukan paket atau pesan yang ia terima. Tanpa aba-aba, salah satu pelaku menyiramkan cairan dari dalam botol tepat ke arah tubuhnya.

Dalam sekejap, rasa panas membakar menyerang. Cairan yang diduga kuat sebagai air keras itu mengenai bagian-bagian vital seperti mata, telinga, hingga dadanya.

Di tengah perih yang menghunjam, para pelaku langsung tancap gas, menghilang di balik remang fajar, meninggalkan Eko yang mengerang kesakitan di tengah sepinya sawah.

Sela Dewi Agustina, putri korban, mengisahkan momen mencekam tersebut dengan nada getir. Menurutnya, sang ayah benar-benar tidak menyangka akan diserang dengan cara sekedji itu.

"Pelaku berpura-pura ada titipan. Setelah bapak berhenti, dua orang itu langsung menyiramkan cairan," ungkapnya.

Eko yang terluka parah masih sempat mengerahkan sisa tenaganya menuju Polsek Ngadirojo untuk mencari pertolongan.

Baca Juga: Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan

Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, petugas segera mengevakuasinya ke Puskesmas Ngadirojo sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Darsono Pacitan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasus penyiraman cairan misterius ini kini tengah menjadi atensi serius Polres Pacitan. Polisi bergerak cepat menyisir tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak.

Pamenwas Polres Pacitan, Kompol Prabowo, menegaskan bahwa tim penyidik sedang bekerja keras mengungkap identitas dan motif di balik serangan brutal ini.

“Kami telah menerima laporan warga. Saat ini kasus masih dalam penanganan serius,” ujar Kompol Prabowo saat dikonfirmasi di Pacitan. (ANTARA)

Load More