Digadaikan Suami Rp 250 Juta, Lasmi Malah Senang Tinggal di Rumah Hartono

Bangun Santoso
Digadaikan Suami Rp 250 Juta, Lasmi Malah Senang Tinggal di Rumah Hartono
Lasmini, istri yang digadaikan suami ke orang lain seharga Rp 250 juta di Lumajang, Jawa Timur. (Suara.com/Achmad Ali)

Dari pengakuan Lasmi, ia digadaikan Rp 250 juta sebagai modal judi oleh sang suami yang bernama Hori

Suara.com - Fakta seputar suami gadaikan istri Rp 250 juta di Lumajang, Jawa Timur makin terkuak. Peristiwa ini terungkap usai terbongkarnya kasus pembunuhan dengan tersangka Hori (43), warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Lasmini alias Rasmi (43) yang digadaikan suaminya yang juga tersangka pembunuhan, Hori mengungkap sejumlah fakta baru di depan Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban.

Kepada polisi Lasmini mengaku Hori adalah seseorang yang gemar bermain judi sabung ayam. Ia pun harus menanggung beban digadaikan sang suami kepada Hartono (44), warga Desa Sombo, Kecamatan Gucialit sebagai jaminan utang.

Hal ini terungkap dari pengakuan Lasmi pada Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban di Mapolres, Jum’at(14/6/2019).

“Awalnya pinjam uang Rp 120 juta, dibuat judi terus sama dia (Hori)," ujar Lasmi kepada Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban seperti dikutip Beritajatim.com, Jumat (14/6/2019).

Hori yang tidak memiliki pekerjaan tetap sering menghabiskan uang di tempat judi di berbagai tempat. Jika sudah kalah ia kalap dan sering marah, apalagi saat diingatkan.

"Saya pernah ingatkan, tapi marah dan main pukul," ungkapnya.

Lasmi juga mengaku awalnya diminta meminjam uang ke Hartono oleh Hori dengan mengaku wanita lain. Namun setelah diketahui, Lasmi dijadikan jaminan sebagai penganti untuk bisa mengembalikan utangnya.

"Jujur pak, saya senang tinggal bersama Hartono. Dia (Hori) kasar dan mau menang sendiri, tidak mau diatur," terang perempuan asal Medan, Sumatera Utara itu.

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, pengakuan dari Hori dengan istri yang dijaminkan sebagai utang piutang sangat berbeda. Sebab, uang hasil meminjam pada Hartono oleh Hori awalnya diakui untuk bisnis tambak udang.

"Kita mendapat temuan baru, seperti gadai istri oleh Hori sebagai dalih pembenaran aksi pembunuhan," kata Kapolres.

Menurut Arsal, uang yang dipinjam oleh Lasmi sebagai umpan oleh pelaku untuk melakukan penipuan.

"Kita dalami terus di balik kasus pembunuhan ini," ucap Kapolres.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS