Ogah Masuk Jebakan, Kiai Tersangka Kasus Pencabulan Tolak Diperiksa Polisi

Bahkan, Ummul menyebut ada pihak-pihak yang sengaja membuat laporan berisi fitnah pencabulan agar MSA dibui.

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 29 Januari 2020 | 16:57 WIB
Ogah Masuk Jebakan, Kiai Tersangka Kasus Pencabulan Tolak Diperiksa Polisi
Ilustrasi pencabulan / perkosaan terhadap anak. (shutterstock)

SuaraJatim.id - MSAT, pengasuh salah satu pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur ogah memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati meski statusnya telah ditetapkan tersangka.

Melalui juru bicaranya, Ummul Choironi, alasannya MSAT menolak menjalani pemeriksaan  karena telah mengetahui ada 'permainan' sejumlah pihak dari kasus ini. Selain itu, MSAT juga masih fokus merawat ayahnya yang sedang sakit.

"Kemarin kami biarkan berkembang seperti itu (dugaan pencabulan) karena kami sudah tahu yang sebenarnya. Pada waktu itu kami fokus (penanganan) bapak kiai kondisinya sedang jatuh sakit, jatuh sampai patah tulang," kata Ummul di Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Selain itu, lanjut Ummul, kasus hukum MSAT ini dinilai terlalu terburu-buru. Polisi disebut langsung melakukan penetapan tersangka, tanpa meminta keterangan dari terduga pelaku.

Baca Juga:Polisi Beri Waktu Seminggu ke Kiai Ponpes Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Bahkan, Ummul menyebut ada pihak-pihak yang sengaja membuat laporan berisi fitnah pencabulan agar MSAT dibui.

"Di sisi lain kami melihat dalam panggilan yang dibuat kepolisian ada hal yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena MSAT belum disidik, artinya keterangannya belum dimintakan tetapi statusnya di dalam SPDP statusnya sudah tersangka," katanya

"Secara hukum ini tidak tepat. Karena itu MSAT tidak mau menghadiri panggilan kepolisian karena kami melihat ada permainan untuk menjebak dari MSAT supaya yang penting bagaimana caranya bisa dipenjarakan," sambungnya.

Sebelumnya, MSAT merasa difitnah dalam kasus dugaan pencabulan santrinya. Kekinian, MSAT telah ditetapkan tersangka dan terancam dijemput paksa karena dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik.

Kontributor : Achmad Ali

Baca Juga:Anak Kiai Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang, Terancam Dijemput Paksa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak