SuaraJatim.id - Baru-baru ini beredar informasi di media sosial Facebook terkait ancaman pencurian kambing warga Desa Jombok Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Kabar ini diunggah pemilik akun Facebook Bu'e Ahazsya. Polisi yang mengetahui adanya kabar tersebut segera turun tangan mengecek dan melakukan investigasi kebenaran informasi tersebut.
Dijelaskan Kapolsek Pule Iptu Sardono, bahwa akun tersebut mengunggah adanya kejadian pencurian pada pukul 03.00 Wib adanya akun Facebook Bu’e Ahazsya.
Dalam postingan yang mengatakan "Ati-Ati lur, maling wedus wes teko Jombok -Pule. Iki mau sekitar jam 03.00 weduse baoak q di colong uwong, wedus 7 po 8 di unggahne mobil, eruh-eruh wes digas banter. Mesakne lur, dagangan urung di duwiti lek ngerti wong mencurigakan"
Baca Juga:Banjir dan Longsor, 5 Kecamatan di Trenggalek Berstatus Darurat Bencana
"Isi postingan ini berhasil ditemukan di facebook 1 jam setelah di Posting," ungkapnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring suara.com, Senin (16/11/2020).
Disampaikan Iptu Sardono, pihaknya saat ini masih mengecek kebenaran kejadian tersebut. Anggota saat ini masih olah Tempat Kejadian Perkaranya.
"Tunggu saja keterangan lebih lanjut dari Polsek Pule,” ujarnya.
Ditambahkan Iptu Sardono, informasi adanya kejadian pencurian kambing yang viral di salah satu komunitas Face book di Trenggalek tersebut diterima anggota melalui pesan WhatsApps yang menanyakan kebenaran kejadian tersebut.
Menanggapi informasi itu, polsek pule membuka link akun yang memposting dan benar seperti yang disampaikan.
Baca Juga:Sempat Dikira Jadi Korban Pembunuhan, Agus Tewas Tertimpa Gulungan Layangan
Masih menurut Iptu Sardono, tidak sampai disitu, dalam mencari siapa yang menggunggah Postingan tersebut. Pihaknya menanyakan kepada sejumlah netizen yang sedang mengomentari maupun yang melihat tentang pemilik akun tersebut.
- 1
- 2