facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terpeleset, Mahasiswa Pecinta Alam UBAYA Meninggal di Gunung Penanggungan Mojokerto

Muhammad Taufiq Minggu, 23 Januari 2022 | 13:38 WIB

Terpeleset, Mahasiswa Pecinta Alam UBAYA Meninggal di Gunung Penanggungan Mojokerto
Jenazah mahasiswa UBAYA di RS Mojokerto [Foto: Beritajatim]

Kabar duka datang dari keluarga besar Mahasisa Pecinta Alam Universitas Surabaya (UBAYA), Minggu (23/01/2022).

SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari keluarga besar Mahasisa Pecinta Alam Universitas Surabaya (UBAYA), Minggu (23/01/2022).

Salah satu anggotanya dikabarkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Penanggungan di Desa Tamiajeng Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ).

Mahasiswa yang meninggal tersebut bernama Erfando Ilham Nainggolan (20) mahasiswa aktif UBAYA. Saat itu Mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya ini sedang mengikuti pelatihan Mapaus Adventure Training.

Ada sebanyak 12 mahasiswa yang mengikuti Mapaus Adventure Training di Gunung Penanggungan pada 19-23 Januari 2022. Diduga Ia tewas usai terpeleset. Hal ini dikatakan satu panitia acara, Jefri.

Baca Juga: Siswa SD di Kabupaten Mojokerto Ini Tetap Semangat Sekolah Meski di Tengah Kepungan Banjir

"Iya dari Surabaya. Almarhum ini terpeleset, entah kebentur apa? Pada saat itu mulai tidak sadar. Di bawah pos bayangan, antara Pos 4. Perjalanan mau pulang," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suar.com.

Masih kata Jefri, mahasiswa asal Bulak Banteng Madya Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya ini akhirnya dibopong oleh temannya.

Namun lantaran kondisi hujan sehingga mereka istirahat dan saat itu korban sudah mulai hilang kesadaran.

"Temannya kewalahan jadi beberapa orang bantu untuk evakuasi almarhum. Akhirnya panitia meminta tolong petugas di Pos Tamiajeng," ujarnya.

"Petugas datang, dia sudah meninggal. Di bawah pos bayangan, antara Pos 4 perjalanan mau pulang. Ada 12 orang peserta dari Surabaya," katanya menegaskan.

Baca Juga: Kasus Kematian Novia Widyasari Ramai Lagi, Bripka Randy Kabarnya Belum Dipecat

Korban dievakuasi oleh tim SAR Pendakian dan dibawah ke Puskesmas Trawas. Dari hasil visum atau pemeriksaan dokter di Puskesmas Trawas, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait