facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Baliho Pasutri Bersaing Maju Pemilihan Kepala Desa di Lamongan, Visi Sang Istri Jadi Sorotan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 10 Mei 2022 | 20:47 WIB

Viral Baliho Pasutri Bersaing Maju Pemilihan Kepala Desa di Lamongan, Visi Sang Istri Jadi Sorotan
Viral Baliho Pasutri Bersaing Maju Pemilihan Kepala Desa di Lamongan, Visi Sang Istri Jadi Sorotan. [Instagram/@berita_lamongan_]

Dalam baliho tersebut, Imam Fu'ad, mempunyai visi untuk membangun Desa Soko serta meningkatkan perekonomian.

SuaraJatim.id - Kabupaten Lamongan, Jawa Timur bakal menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada Juni 2022 mendatang. Dari 153 orang pendaftar bakal calon kepala desa, ada 15 pasangan suami istri yang turut mendaftar.

Salah satunya adalah pasutri bernama Imam Fu'ad dan Ritno Suciati ini. 

Layaknya calon kepala desa pada umumnya, keduanya pun membuat baliho yang menunjukkan wajah mereka. Tak hanya itu, baliho tersebut juga menyertakan visi misi yang diusung oleh calon kepala desa (cakades) tersebut.

Dalam baliho tersebut, Imam Fu'ad, mempunyai visi untuk membangun Desa Soko serta meningkatkan perekonomian.

Baca Juga: Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tertabrak Truk di Lamongan

"Terwujudnya pemerintahan desa Soko yang adil, mandiri, serta peduli lingkungan menuju desa yang bermartabat dan memiliki daya saing yang tinggi. Terwujudnya pembangunan yang merata dengan skala prioritas serta meningkatkan perekonomian masyarakat," tulis keterangan visi cakades Imam Fu'ad.

Sementara sang istri, Ritno Suciati pun tak ketinggalan untuk menyertakan visi yang diusungnya. Namun, visi Ritno justru menuai perhatian. Pasalnya, pernyataannya justru tak seperti calon kepala desa.

"Menjalani takdir sebagai seorang perempuan untuk senantiasa menjadi pendamping yang setia, baik sebagai istri maupun sebagai ibu Kepala Desa," tulis keterangan visi cakades Ritno Suciati.

Sebagai informasi, Pilkades serentak pada 26 Juni mendatang ini digelar di 61 desa yang tersebar di 24 kecamatan di Lamongan, minus Kecamatan Modo, Sambeng, dan Lamongan.

Unggahan tersebut pun mengundang beragam reaksi dari warganet.

Baca Juga: Heboh Pedagang Pecel Lele di Lamongan Menebar Uang dari Atas Masjid, Begini Fakta Sebenarnya

"mau heran tapi lamongan," ujar didy***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait