Baca 10 detik
- Sosialisasi digitalisasi parkir oleh Dishub dan Polrestabes Surabaya di Jalan Manyar Kertoarjo memicu kericuhan pada Selasa, 7 April 2026.
- Konflik terjadi akibat ketidaksepakatan pembagian hasil pendapatan parkir antara Pemerintah Kota Surabaya dengan para juru parkir setempat.
- Ketegangan meningkat hingga aksi sweeping massa di malam hari, namun berhasil diredam melalui mediasi oleh aparat kepolisian setempat.
"Kami tengahi kedua kelompok agar sama-sama ikut serta 'Jogo Suroboyo'. Memang ada dugaan massa datang untuk sweeping jukir," ungkap Kapolsek Gubeng, Eko Sudarmanto.
Setelah negosiasi yang alot, massa akhirnya sepakat untuk membubarkan diri sekitar pukul 21.30 WIB.
"Alhamdulillah semua nurut dan tidak terjadi bentrok," tutup Eko dengan nada lega.
Baca Juga:Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot