Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Penyaluran bantuan pangan Juli-Sep 2026 di Tulungagung capai >90% karena sebagian penerima meninggal atau pindah. Sisa bantuan dikembalikan, siap lanjut tahap III.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB
Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya
Proses penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada penerima manfaat di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Bulog Tulungagung menyiapkan penyaluran bantuan pangan tahap III periode Oktober-Desember 2026 setelah audit penyaluran tahap sebelumnya selesai. [ANTARA/HO - Dokumentasi pribadi]
Baca 10 detik
  • Bulog Tulungagung melaporkan penyaluran bantuan pangan periode Juli hingga September 2026 belum mencapai seratus persen.
  • Sisa bantuan tidak dapat disalurkan karena penerima telah meninggal dunia, pindah, atau mengalami perubahan desil.
  • Penyaluran tahap berikutnya menunggu selesainya proses audit oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah di wilayah setempat.

SuaraJatim.id - Penyaluran bantuan pangan (Banpang) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada periode Juli-September 2026 belum mencapai 100 persen.

Perum Bulog Cabang Tulungagung mencatat realisasi penyaluran tahap II telah melampaui 90 persen, sementara bantuan yang tersisa harus dikembalikan karena sejumlah penerima tidak lagi memenuhi kriteria.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan kendala penyaluran antara lain penerima manfaat meninggal dunia, pindah domisili, atau mengalami perubahan desil sehingga tidak lagi sesuai dengan kriteria program.

“Penyaluran tahap II di Tulungagung telah selesai, tetapi realisasi yang tersalurkan di atas 90 persen, jadi tidak sampai 100 persen,” kata Yonas melansir ANTARA, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga:Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Pemerintah desa sebenarnya dapat mengusulkan penerima pengganti melalui data cadangan berdasarkan hasil musyawarah desa.

Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil karena tidak ditemukan calon penerima pengganti yang sesuai kriteria.

Bantuan yang tidak dapat disalurkan kepada penerima yang tidak memenuhi persyaratan harus dikembalikan. Saat ini, penyaluran tahap II masih dalam proses audit oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Di tengah proses tersebut, Bulog Tulungagung telah menerima surat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan tahap III periode Oktober-Desember 2026. Penyaluran baru dapat dilakukan setelah audit tahap sebelumnya selesai.

Pada tahap III, setiap penerima manfaat direncanakan memperoleh beras sebanyak 30 kilogram untuk periode tiga bulan.

Baca Juga:Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Yonas menegaskan, Bulog bertugas menyediakan beras, sedangkan penetapan jumlah penerima manfaat merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Kami hanya menyiapkan beras untuk program Banpang, sedangkan jumlah penerima manfaat ditentukan pemerintah pusat,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini