SuaraJatim.id - Mantan Caleg Partai Gerindra Tri Susanti alias Mak Susi bungkam terkait pemeriksaan yang dijalaninya di Polda Jawa Timur, Senin (9/2/2019) malam.
Beberapa pertanyaan yang dilontarkan wartawan tak satupun dijawab terkait pemeriksaannya sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong alias hoaks.
Susi hanya melemparkan senyum ketika ditanya apa saja pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik hingga pemeriksaan berjalan sekira 11 jam lebih.
Pantauan Suara.com, Susi yang diperiksa sejak pukul 12.00 WIB hingga malam ini telah menguras tenagannya. Bahkan, perempuan yang mengenakan kaos hitam berlambang Garuda Pancasila itu terlihat berjalan sempoyongan saat dipindahkan ke ruang penyidik Subdit Cyber Crime Direskrimsus Polda Jatim.
Sahid, kuasa hukum Susi juga tidak memberikan keterangan sama sekali kepada media.
Hingga berita ini diunggah, tersangka Susi dan SA masih terus menjalani pemeriksaan. Namun pemeriksaa dipindah ke ruang Cyber. Sebelumnya, pemeriksaan dilakukan di Ruang Subdit III.
Diketahui, pemeriksaan ini merupakan perdana setelah status Susi ditingkatkan menjadi tersangka. Sebelumnya, Susi sempat mangkir dari panggilan karena beralasan sakit.
Kasus berita hoaks yang menjerat Susi ini terkait soal beredarnya foto bendera Merah Putih yang dalam kondisi rusak dan tergeletak di selokan. Imbas dari hoaks tersebut memicau massa dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) menyerbu dan mengepung asrama Mahasiswa Papua di kawasan Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Sebut Papua Rusuh Dipicu Rasisme, JK: Dulu Demo di Jakarta karena Al Maidah
Berita Terkait
-
Diperiksa Bersama Tri Susanti, Tersangka SA Tutup Wajah Saat Keluar Ruangan
-
Tri Susanti Provokator Pengepungan Mahasiswa Papua Bisa Saja Ditahan
-
Jadi Tersangka Hoaks Mahasiswa Papua, Mak Susi Pertimbangkan Pra Peradilan
-
Pakai Kaos Pancasila, Tri Susanti Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim
-
Tri Susanti Siap Diperiksa Sebagai Tersangka Hoaks Asrama Mahasiswa Papua
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi
-
Bak Film Aksi, Pengedar Sabu di Bangkalan Kabur Lewat Genteng Lalu Nyungsep dari Plafon