SuaraJatim.id - Gara-gara menggigit jari suaminya, seorang perempuan bernama Imam Mustika Murni divonis penjara selama 40 hari.
Vonis tersebut dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Hasbullah Idris dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (20/11/2019) kemarin. Dalam putusannya, Mustika dianggap terbukti melakukan kekerasan fisik yang dilakulan istri kepada suami dalam rumah tangga sebagaimana tertuang dalam pasal 44 ayat (4) UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang PKDRT.
"Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama satu bulan 10 hari,” ujar hakim seperti dikutip Beritajatim.com, Kamis (21/11/2019).
Hukuman penjara 40 hari yang dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta agar Mustika dipenjara selama dua bulan. Terkait vonis ini, hakim memberikan waktu kepada jaksa dan terdakwa untuk menentukan sikap apakah melakukan upaya hukum banding atau menerima putusan.
Pengacara Mustika, Ronald Talaway menganggap vonis yang dijatuhkan hakim tersebut belum adil untuk kliennya. Sebab, Ronald menganggap, jaksa tak bisa membuktikan peristiwa terkait dugaan pelapor sekaligus mantan suami Mustika, Gunawan Budi Wijaya melakukan kekerasan terhadap kliennya.
Selain itu, kata dia, Gunawan juga menolak gugatan cerai yang dilayangkan Mustika lantaran mengklaim rumah tangganya baik-baik saja.
"Yang mana dapat disimpulkan pelapor berarti telah mengabaikan kejadian tersebut, kedua jaksa hanya dapat membuktikan ada gigitan, tapi tidak dapat membuktikan kejadian sebenarnya. Ketiga jaksa juga mengakui ada perbuatan si pelapor menekan leher terdakwa jadi cukup beralasan dan hukum mengatur peniadaan pidana jika terdakwa menggigit karena dirinya kesusahan bernafas karena tekanan tangan pelapor,” katanya.
Perlu diketahui, Mustika dan Gunawan menikah 27 Desember 2006. Dari hasil perkawinannya itu, keduanya mempunyai seorang anak yang saat ini berumur 10 tahun. Namun, rumah tangga Imam Mustika Murni dan Gunawan Budi Wijaya yang sudah berjalan selama 12 tahun mulai diterpa masalah hingga akhirnya terdakwa Mustika mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.
Selama proses perceraiannya, terdakwa Mustika Murni lebih memilih tinggal sendiri bersama dengan anak semata wayangnya di sebuah apartemen. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Mustika berjualan suplemen kecantikan secara online.
Baca Juga: Seret dan Aniaya Korban, 2 Tersangka Baru Kasus Koboi Anak Bupati Ditahan
Di saat terdakwa menunggu putusan cerai dari pengadilan, terjadilah perselisihan dengan suaminya hingga akhirnya terdakwa menggigit tangan Gunawan Budi Wijaya. Akibatnya, Kamis (13/6/2018) Gunawan Budi Wijaya melapor ke Polsek Lakarsantri. September 2018, terjadi mediasi hingga akhirnya keduanya sepakat berdamai, dengan syarat masing-masing pihak mencabut laporan polisi dan gugatan cerai yang sudah diajukan.
Untuk menunjukkan itikad baik perdamaian, terdakwa Imam Mustika Murni kemudian mencabut gugatan cerai yang sudah diajukannya. Gunawan ternyata tidak sportif. Laporan polisi yang ia buat di Polsek Lakarsantri ternyata tidak dicabut hingga akhirnya sang istri harus disidang di PN Surabaya.
Mengetahui laporan polisi yang dibuat Gunawan tidak dicabut, terdakwa Imam Mustika Murni kemudian mengajukan gugatan cerai yang kedua sekitar November 2018. Atas permohonan cerai yang diajukan terdakwa, pengadilan pun mengabulkannya dan sekarang Imam Mustika Murni dan Gunawan Budi Wijaya bukan lagi sebagai suami istri.
Sebelumnya dakwaan juga disebutkan bahwa pelapor bernama Gunawan Budi Wijaya seorang dosen yang tak lain adalah suami terdakwa. Terdakwa mendatangi rumah untuk mengambil barang di gudang, namun kunci gudang direbut oleh Gunawan dan terjadilah cekcok mulut antara pasangan suami istri itu hingga terjadi tindak kekerasan dengan bukti visum Et Repertum bernomor VER/390/13/2018/Bunda tertanggal 13 Juni 2018.
Berita Terkait
-
Belum Siap, Putri Natasiya Batal Ganti Kelamin dan Ubah Nama jadi Ahmad
-
Emosi Dituduh Selingkuh, Meyti Ikat 2 Anaknya lalu Fotonya Dikirim ke Suami
-
Divonis 16 Bulan Penjara, Basis Boomerang: Musisi Sudah Biasa Seperti Ini
-
Hari Ini, Basis Boomerang Jalani Sidang Putusan Kasus Ganja
-
Dua Kali Absen Sidang, Hakim Anggap Putri Tak Serius Ajukan Ganti Kelamin
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
-
Baru Turun dari Truk, Sapi Kurban Jumbo Milik Presiden Prabowo Bikin Tegang di Surabaya
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau