SuaraJatim.id - Poltracking Indonesia mempublikasikan hasil surveinya menjelang Pilkada Surabaya 9 Desember mendatang. Hasilnya Machfud Arifin-Mujiaman ungguli Eri-Armuji.
Manager Riset Poltracking Indonesia, Masduri, menjelaskan hasil survei tersebut menyebut elektabilitas Machfud-Mujiaman 51,7 persen, sementara Eri-Armuji di angka 34,1 persen.
Kemudian, pemilih merahasiakan jawaban 5,0 persen dan undicided voters 9,2 persen. Dengan demikian, paslon nomor urut 02 itu unggul dengan selisih 17,6 persen.
"Survei ini menyatakan bahwa elektabilitas paslon Machfud-Mujiaman unggul dari paslin Eri-Armuji," kata Masduri, pada rilis survei Poltracking Indonesia, di Novotel Surabaya, Senin (2/11/2020).
Poltracking Indonesia juga menghitung elektabilitas masing-masing calon. Dengan rincian apabila kedua pasangan tak dipasangkan, nama Machfud mengungguli Eri.
Keunggulannya sebesar 51,9 persen banding 34,3 persen, dengan responden merahasiakan jawbaannya 5,0 persen.
"Elektabilitas Machfud mulai menunjukkan kenaikan pada Maret 2020 hingga Oktober 2020," tuturnya.
Sementara elektabilitas untuk calon wali kota berdasarkan Poltracking Indonesia, nama Mujiaman juga lebih unggul dibandingkan dengan Armuji. Dengan nilai presentase 4,7 persen banding 30,7 persen.
"Pada nama calon wakil wali kota, Mujiaman memperoleh elektabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Armuji," ucapnya.
Baca Juga: Ini Nih Rincian Sumbangan Fulus Kampanye 2 Paslon di Pilkada Surabaya
Dari hasil survei ini, lanjut Masduri, paslon Machfud-Mujiaman berpotensi memenangkan kontestasi Pilkada Surabaya 2020.
"Kalau melihat trennya masing-masing calon, Machfud-Mujiaman potensial kontestasi Pilkada Surabaya. Meski demikian masih ada waktu sebulan lagi untuk masing-masing membuktikan potensinya menggaet swing voters," katanya.
Poltracking telah melakukan survei sejak 19 - 23 Oktober 2020. Dengan 1200 sampel dan margin error sebesar 2,8 persen secara acak dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Ini Nih Rincian Sumbangan Fulus Kampanye 2 Paslon di Pilkada Surabaya
-
Kalah di Survei Populi, Machfud Arifin: Survei Itu Memenangkan yang Nyurvei
-
Eri-Armuji Kembali Tekuk Machfud-Mujiaman di Survei Pilkada Surabaya
-
Giliran Tim Machfud-Mujiaman Klaim Menang 20 Persen di Survei Poltracking
-
Mendidih! Merasa Difitnah, Pengusaha Pendukung Machfud Arifin Lapor Polisi
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Skandal Rp151 Miliar Gedung Pemkab Lamongan Seret 3 Pejabat ke Sel
-
Setelah Sang Kakak, Kini Adiknya Ditemukan Tewas di Pantai Seruni Payangan Jember
-
Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
-
BGN Segel 27 SPPG di Sampang Gara-Gara Limbah
-
Ban Pecah di Lajur Cepat, Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Surabaya-Mojokerto