SuaraJatim.id - Spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Surabaya akhirnya tertangkap oleh Unit Reskrim Polsek Sukolilo.
Dua dari tiga pelaku yang terlibat telah diamankan. Sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Kedua bandit curanmor itu adalah Wafar alias Gofar (35) dan Supandi (52) warga Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Sampang. Sementara satu temannya yang kini buron, berinisial AP sebagai kurir yang membawa motor hasil curian.
Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana, mengatakan kedua pelaku Gofar dan Supandi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan petugas saat ditangkap.
Kedua pelaku yang diketahui menggunakan jimat kebal ini tak mempan alias tak berguna ketika ditembak oleh petugas.
"Kedua tersangka ini kami lumpuhkan sesaat setelah mencuri di sebuah minimarket didaerah Nginden kemarin. Komplotan curanmor ini merupakan target operasi kami," kata Subiyantana, Selasa (23/11/2020).
"Keduanya juga kami berikan tindakan tegas, kami tembak betis kakinya karena berusaha melawan anggota saat hendak diamankan," ujarnya.
Subiyantana menjelaskan, penyergapan terhadap komplotan curanmor ini bermula ketika Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang melihat tersangka mengendarai dua motor dengan laju cukup kencang. Saat dibuntuti, petugas sempat kehilangan jejak lantaran mereka berpencar.
Setelah mengumpulkan informasi, petugas mendapatkan info adanya pencurian motor di kawasan Tenggilis Mejoyo. Semua anggota akhirnya melakukan penyekatan di titik-titik rawan curanmor.
Baca Juga: Abaikan Permintaan Bonek, Pemkot Bakal Kasasi Sengketa Wisma Persebaya
"Di situ kemudian kami berhasil menangkap kedua tersangka ini, setelah mencuri motor di minimarket daerah Nginden," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini dalam sehari bisa mencuri motor sebanyak tiga kali. Motor hasil curian itu kemudian diberikan kepada kurir, yakni AP yang bertugas mengantarkan motor hasil curian ke penadah di daerah Sampang, Madura.
"Dia (AP) sudah kami tetapkan sebagai DPO. Anggota saat ini masih bekerja di lapangan untuk memburunya. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan," kata Subiyantana.
Dari hasil pemeriksaan juga terungkap bahwa Gofar dan Supandi adalah residivis. Keduanya baru keluar dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Medaeng 10 November 2020 lalu.
"Tersangka Supandi sudah dua kali masuk penjara. Sedangkan Gofar tiga kali, setiap beraksi mereka selalu membawa jimat. Namun saat melawan petugas dan terpaksa dilumpuhkan jimat tersebut tak mempan," kata Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin.
Dari hasil penangkapan polisi menyita satu motor Honda Beat bernopol W 6538 OJ yang digunakan sebagai sarana.
Berita Terkait
-
Abaikan Permintaan Bonek, Pemkot Bakal Kasasi Sengketa Wisma Persebaya
-
Rieke Ingatkan Warga Peran Bambang DH dan Risma Bangun Surabaya
-
Beda Nasib, Arema Lolos AFC Club Licensing Cycle 2020 Tapi Persebaya Tidak
-
Dendam, Pria Surabaya Suruh Adik Habisi Mantan Istri Gara-Gara Nikah Lagi
-
Survei SMRC, Eri-Armuji Unggul 11,2 Persen dari Machfud-Mujiaman
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT
-
Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam
-
419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan
-
Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81